Stasiun kelas 2, tapi stasiunnya bersih good job PT. KAI(persero)
Stasiun Cibatu didirikan pada tahun 1889 setelah diresmikannya jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Cicalengka dengan Cilacap oleh Staatsspoorwegen, maskapai kereta api milik Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Pada tahun 1926 dibuka jalur baru yang menghubungkan Cibatu dengan Cikajang.Jalur kereta api Cibatu-Cikajang tercatat sebagai relasi jalur yang melewati rute jalur tertinggi di Pulau Jawa (> 1.200 m dpl), namun sejak tahun 1983 jalur tersebut sudah tidak beroperasi lagi.
Pada era kolonial Hindia Belanda, Stasiun Cibatu merupakan stasiun primadona karena menjadi tempat pemberhentian wisatawan Eropa yang ingin berlibur ke daerah Garut.Â
Tidak jauh dari stasiun terdapat Depo lokomotif sebagai tempat perbaikan & pemeliharaan lokomotif uap. Depo lokomotif ini berfungsi pula sebagai depo lokomotif cadangan jika ada lokomotif yang harus diganti dalam perjalanan karena kerusakan atau jika ada lokomotif dengan rangkaian yang membutuhkan tenaga tambahan (biasanya traksi ganda). Pada tahun 1983, seiring ditutupnya jalur Cibatu-Garut-Cikajang, depo tersebut tidak lagi beroperasi sebagai salah satu dipo utama. Saat ini dipo tersebut hanya berstatus sebagai sub depo.
( wikipedia )
Clean
Bukan salah satu stasiun favorit saya sih. Baru sekali ini kesini, agak ribet stasiunnya. Jauh dari kota Garut, sekitar sejam. Waktu kesini ga ada yang jaga petugasnya sama sekali, ga ada yang bisa ditanya2. Entah lagi pada sholat apa gimana gatau ya. Tapi selese waktu sholat juga tetep ga ada yang jaga sih. Jadi masuk aja karna emang mau sholat. Trus ruang tunggunya cuma tersedia di luar, dalem peron ga disediain kursi tunggu sama sekali. Trus ternyata toilet dan mushollanya di arah yang berlawanan. Satu kanan satu kiri #yhaaaa
Snake lane of Train
Altrnatif kalau mau ke garut. Naik serayu berangkat pagi dari bekasi. Tapi akses kendaraan cuma ada ojek saj
Sekarang perjalan dg kereta api lebih nyaman da tepat waktu
Kelahiran kakek. Teringat cerita sewaktu kecil.. View nya keren sekali.
Harus bangun pagi banget buat ke stasion apalagi kalo orang dari daerah wanaraja sama sukawening.
Stasiun penuh sejarah saya dari jaman masih kecil, waktu itu naek kereta jimwest(simandra) ke bandung jaman masih tiket Rp.1500 dan sekarang tiket sudah Rp.8000, pelayanan puas kebersihan terjaga.
mau tanya kalo saya dari jakarta naek serayu malam, itu turun di cibatu gk??
Stasiun yang nyaman.bersih
Amazing
Perjalanan pulang dari Garut ke Ponorogo
Stasiun ini bisa untuk perjalanan luar jawabarat tujuan jawa tengah dan jawa timur tempatnya luas dan nyaman