• Delete
  • Edit

About

Candi Gunung Wukir is a point of interest, located at Canggal, Kadiluwih, Salam, Kadiluwih, Salam, Magelang, Jawa Tengah 56484, Indonesia. Visit their website rentalmobiljogja.id for more detailed information.

Location :
Canggal, Kadiluwih, Salam, Kadiluwih, Salam, Magelang, Jawa Tengah 56484
Contacts :

Added by Jopie, at 22 October 2015

Opening Hours

  • Monday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Tuesday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Wednesday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Thursday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Friday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Saturday 8:00 AM – 5:00 PM
  • Sunday 8:00 AM – 5:00 PM

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add Social Media
Add Products and Services

8 Reviews

  • Anonymous
    26 November 2017

    Candi gunung Wukir,Peninggalan sejarah yg harusnya dilestarikan.
    Tempatnya jauh diatasi bukit,dan menurut saya sangat sepi.jalan menuju ke lokasi juga kurang terawat.
    Jalan kearah candi ada disisi sebelah Utara,tepatnya dari dusun Carikan kadiluwih salam,dan sudah ada tangga naik.
    Bagi yang suka tantangan bisa naik dari sisi selatan.tepatnya dari dusun Grogolan atau jambon(maaf kl salah menyebutkan nama dusunnya).
    Dari arah sisi selatan jalan masih setapak dan harus melewati beberapa pekuburan termasuk ada pekuburan yg banyak orang bilang kuburan purba.lokasi keburan tersebut ada disisi selatan candi.untuk melewati jalur ini dimohon hati-hati dengan banyaknya ranting2 atau sampah2 daun yg menutupi jalan tersebut.
    Saya sendiri lebih senang naik dari sisi selatan,dan sudah berulang kali naik ke candi gunung Wukir dari sisi selatan.selamat berpetualang di candi gunung Wukir

    response / report this review
  • Anonymous
    24 November 2017

    Wisata candi

    response / report this review
  • Anonymous
    10 September 2017

    Candi yg merupakan salah satu candi tertua di Indonesia

    response / report this review
  • Anonymous
    07 August 2017

    Tersembunyi di rimbunnya pepohonan di atas Gunung Wukir, Sisa peninggalan Mataram Kuno yang masih dijaga

    response / report this review
  • Anonymous
    29 June 2017

    Bangga kita Sebagai Wangsa Sanjaya / Syailendra kita bangsa yg telah Memiliki peradaban Baik secara Berkebudayaan , Religi dll . dgn di temukan nya banyak nya Candi di Sekitar lereng Gng Merapi .. jg di kuat kan dgn bukti ditemukan nya bbrp Prasasti ** Di Candi gng
    Wukir telah di temukan Prasasti Canggal ~~ Hebat

    response / report this review
  • Anonymous
    26 June 2017

    Ak pernah datang ke sana bolak-balik. Dan itu juga katanya candi yang tertua di Indonesia

    response / report this review
  • Anonymous
    14 May 2017

    Jalan menuju candi ini agak sulit. Terutama apabila kita membawa kendaraan pribadi. Perjalanan hanya bisa dilalui melewati jalan setapak, dari mulai rumah warga, jembatan, hutan bambu dan yang lumayan melelahkan adalah ketika jalan agak menanjak. Kalau jalan kaki sekitar 200 m - 300 m.

    Komplek Candi tidak begitu utuh, hanya ada beberapa pondasi dan arca.
    Tapi untuk yang menyukai situs-situs sejarah pasti akan tertarik untuk kesini, karena kalau tidak salah Prasasti Canggal ditemukan disini.

    response / report this review
  • Anonymous
    29 October 2015

    Jalan menuju candi Gunung Wukir adalah jalan setapak . Kita melewati sungai kecil , persawahan lalu hutan bambu yang jalan cukup menanjak . Dari desa terakhir sampai lokasi jaraknya sekitar 1 km . Candi diberi pagar besi setinggi 1 m .
    Candi induk tinggal bagian kaki candi . Lalu dibagian tengahnya ada yoni . Sedang candi perwaranya ada 1 bh yang terlihat wujudnya . Lalu candi perwara yang ke 2 tidak berbentuk . Disini ada patung Nandi atau sapi . Sedang candi perwara ke 3 juga tidak terbentuk wujud candi .
    Saya datang ke lokasi pada pukul 4 sore . Jadi keheningan terasa sekali disini . Kabarnya disini adalah kerajaan Jin he he semoga anggapan ini dan kepercayaan seperti ini lambat laun terkikis dan hilang didalam masyarakat kita . Ditemani penjaga candi saya berbincang yang mengasyikan . Waktu saya berkunjung kebetulan ada orang dari Solo yang rencana bermalam dikomplek ini . Adapun keperluan mereka bermalam tudak ada hubungannya dengan arkeolog tapi berhubungan dengan menyepi atau bertapa . Waduuuh .

    response / report this review

Rate & Write Reviews