Candi gunung Wukir,Peninggalan sejarah yg harusnya dilestarikan.
Tempatnya jauh diatasi bukit,dan menurut saya sangat sepi.jalan menuju ke lokasi juga kurang terawat.
Jalan kearah candi ada disisi sebelah Utara,tepatnya dari dusun Carikan kadiluwih salam,dan sudah ada tangga naik.
Bagi yang suka tantangan bisa naik dari sisi selatan.tepatnya dari dusun Grogolan atau jambon(maaf kl salah menyebutkan nama dusunnya).
Dari arah sisi selatan jalan masih setapak dan harus melewati beberapa pekuburan termasuk ada pekuburan yg banyak orang bilang kuburan purba.lokasi keburan tersebut ada disisi selatan candi.untuk melewati jalur ini dimohon hati-hati dengan banyaknya ranting2 atau sampah2 daun yg menutupi jalan tersebut.
Saya sendiri lebih senang naik dari sisi selatan,dan sudah berulang kali naik ke candi gunung Wukir dari sisi selatan.selamat berpetualang di candi gunung Wukir
Wisata candi
Candi yg merupakan salah satu candi tertua di Indonesia
Tersembunyi di rimbunnya pepohonan di atas Gunung Wukir, Sisa peninggalan Mataram Kuno yang masih dijaga
Bangga kita Sebagai Wangsa Sanjaya / Syailendra kita bangsa yg telah Memiliki peradaban Baik secara Berkebudayaan , Religi dll . dgn di temukan nya banyak nya Candi di Sekitar lereng Gng Merapi .. jg di kuat kan dgn bukti ditemukan nya bbrp Prasasti ** Di Candi gng
Wukir telah di temukan Prasasti Canggal ~~ Hebat
Ak pernah datang ke sana bolak-balik. Dan itu juga katanya candi yang tertua di Indonesia
Jalan menuju candi ini agak sulit. Terutama apabila kita membawa kendaraan pribadi. Perjalanan hanya bisa dilalui melewati jalan setapak, dari mulai rumah warga, jembatan, hutan bambu dan yang lumayan melelahkan adalah ketika jalan agak menanjak. Kalau jalan kaki sekitar 200 m - 300 m.
Komplek Candi tidak begitu utuh, hanya ada beberapa pondasi dan arca.
Tapi untuk yang menyukai situs-situs sejarah pasti akan tertarik untuk kesini, karena kalau tidak salah Prasasti Canggal ditemukan disini.
Jalan menuju candi Gunung Wukir adalah jalan setapak . Kita melewati sungai kecil , persawahan lalu hutan bambu yang jalan cukup menanjak . Dari desa terakhir sampai lokasi jaraknya sekitar 1 km . Candi diberi pagar besi setinggi 1 m .
Candi induk tinggal bagian kaki candi . Lalu dibagian tengahnya ada yoni . Sedang candi perwaranya ada 1 bh yang terlihat wujudnya . Lalu candi perwara yang ke 2 tidak berbentuk . Disini ada patung Nandi atau sapi . Sedang candi perwara ke 3 juga tidak terbentuk wujud candi .
Saya datang ke lokasi pada pukul 4 sore . Jadi keheningan terasa sekali disini . Kabarnya disini adalah kerajaan Jin he he semoga anggapan ini dan kepercayaan seperti ini lambat laun terkikis dan hilang didalam masyarakat kita . Ditemani penjaga candi saya berbincang yang mengasyikan . Waktu saya berkunjung kebetulan ada orang dari Solo yang rencana bermalam dikomplek ini . Adapun keperluan mereka bermalam tudak ada hubungannya dengan arkeolog tapi berhubungan dengan menyepi atau bertapa . Waduuuh .