• Delete
  • Edit

About

TPU Mayangsari Jatisari is a cemetery, located at Jatisari, Jati Asih, Jatisari, Bekasi, Kota Bks, Jawa Barat 17426, Indonesia

Location :
Jatisari, Jati Asih, Jatisari, Bekasi, Kota Bks, Jawa Barat 17426

Added by Jopie, at 25 October 2016

Opening Hours

  • Monday Open 24 hours
  • Tuesday Open 24 hours
  • Wednesday Open 24 hours
  • Thursday Open 24 hours
  • Friday Open 24 hours
  • Saturday Open 24 hours
  • Sunday Open 24 hours

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

7 Reviews

  • Risdian Ilham
    05 March 2018

    Bersih dan rapih

    response / report this review
  • Nr Rahman
    24 February 2018

    Ada 2 makam tokoh yang salah satunya diabadikan jadi nama jalan dan kampung ( Nyi Mas Mayang Sari (Kp Bojong Sari,Jati Sari)

    response / report this review
  • Ihsan Abimanyu
    20 January 2018

    GAK APA-APA RUMAH DEKAT KUBURAN, NANTI KITA JUGA MATI KALO NGGAK DI KUBUR DI KUBURAN TERUS MAU DIMANA? YA MASA DI LANGIT HEDDEH

    response / report this review
  • Mr Badhog Channel
    23 November 2017

    Pemakaman Akan mengingatkan kita pada kematian. ☠☠☠☠

    response / report this review
  • Jatanang Tantra
    05 July 2017

    Apa Kehendak Allah bagi Bumi?

    1. Apa tujuan Allah menciptakan bumi?

    Yehuwa memberikan bumi kepada manusia. Inilah rumah kita. Jadi, pasangan manusia pertama, Adam dan Hawa, tidak diciptakan untuk hidup di surga. Allah sudah menciptakan malaikat-malaikat untuk tinggal di surga. (Ayub 38:4, 7) Allah menempatkan manusia pertama di sebuah firdaus yang menyenangkan, yang disebut Taman Eden. (Kejadian 2:15-17) Yehuwa memberi dia dan bakal keturunannya kesempatan untuk hidup selama-lamanya di bumi.—BacaMazmur 37:29; 115:16.

    Pada mulanya, hanya Taman Eden yang kondisinya seperti firdaus. Pasangan manusia pertama akan memiliki keturunan yang bakal memenuhi bumi. Di kemudian hari, mereka akan menaklukkan seluruh bumi dan menjadikannya firdaus. (Kejadian 1:28) Bumi tidak akan pernah dihancurkan tetapi akan selamanya menjadi tempat tinggal umat manusia.—Baca Mazmur 104:5.

    2. Mengapa sekarang bumi bukan firdaus?

    Adam dan Hawa tidak menaati Allah sehingga Yehuwa mengeluarkan mereka dari taman itu. Firdaus pun akhirnya tidak ada lagi, dan tidak ada manusia yang berhasil mewujudkannya lagi. Alkitab mengatakan, ”Bumi telah diserahkan ke tangan orang fasik.”—Ayub 9:24.—Baca Kejadian 3:23, 24.

    Apakah kehendak Yehuwa yang semula bagi umat manusia telah gagal? Tidak! Ia mahakuasa. Ia tidak pernah gagal. (Yesaya 45:18) Ia akan memulihkan umat manusia sesuai dengan apa yang Ia kehendaki pada mulanya.—BacaMazmur 37:11, 34.

    3. Bagaimana Firdaus akan dipulihkan?

    Firdaus akan dipulihkan di bumi sewaktu Yesus memerintah sebagai Raja yang dilantik Allah. Pada perang yang disebut Armagedon, Yesus akan memimpin malaikat-malaikat Allah dan  membinasakan semua penentang Allah. Lalu, Yesus akan mengurung Setan selama 1.000 tahun. Umat Allah akan selamat dari pembinasaan itu karena Yesus akan membimbing dan melindungi mereka. Mereka akan menikmati kehidupan abadi di Firdaus di bumi.—Baca Penyingkapan (Wahyu) 20:1-3; 21:3, 4.

    4. Kapan penderitaan akan berakhir?

    Kapan Allah akan mengakhiri kejahatan di bumi? Yesus memberitahukan ”tanda” yang menunjukkan bahwa akhir itu sudah dekat. Umat manusia akan musnah jika kondisi dunia sekarang berlangsung terus. Hal itu menunjukkan bahwa kita hidup pada ”penutup sistem ini”.—Baca Matius 24:3, 7-14, 21, 22.

    Pada waktu Yesus memerintah dari surga atas bumi selama 1.000 tahun, ia akan menyingkirkan semua penderitaan. (Yesaya 9:6, 7; 11:9) Yesus juga akan menghapus dosa orang-orang yang mengasihi Allah. Jadi, melalui Yesus, Allah akan menyingkirkan penyakit, usia tua, dan kematian.—Baca Yesaya 25:8; 33:24.

    5. Siapa yang akan tinggal di Firdaus nanti?

    Di Balai Kerajaan, Anda akan bertemu dengan orang-orang yang mengasihi Allah dan mau belajar caranya menyenangkan Dia

    Orang-orang yang menaati Allah akan hidup di Firdaus. (1 Yohanes 2:17) Yesus mengutus para pengikutnya untuk mencari orang-orang yang lembut hati dan mengajar mereka caranya agar diperkenan Allah. Dewasa ini, Yehuwa mempersiapkan jutaan orang untuk hidup di Firdaus di bumi kelak. (Zefanya 2:3) Di Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa, orang-orang dapat belajar menjadi suami serta ayah yang lebih baik dan menjadi istri serta ibu yang lebih baik. Anak-anak dan orang tua beribadat bersama dan belajar menerapkan pengetahuan dari Alkitab agar kehidupan mereka lebih baik.—Baca Mikha 4:1-4.

    response / report this review
  • Robert Keppelland Indonesia
    21 June 2017

    Tgl 19 06 2017

    Habis makam kan Ayah tercinta

    response / report this review
  • Gb Jkt
    01 November 2016

    Adem. Rumah di sebelah makam

    response / report this review

Rate & Write Reviews