Small station, not much happening here at 6 am! Only The Roti 'O bakery is open
Old but quite nice place
ndesoku ndes
Nice, tidy yet small. Such a memorable station.
Small yet clean and nice station.
The station is clean and have medical room. They have Roti O inside the station beside the toilet.
Good condition
Nice station
Kalo mau naik bus kawan kita jalanya lewat jln cempaka z
Clean and cozy.
Renovation in progress, so quite compared with 10 years ago, only one shop available for passenger, should prepare some drinks or snacks while waiting for train departure
Classical station in the past, but now this station improve to the modern station but still good
Good
Waktu tempuh kereta api jarak Surabaya - Blitar melalui Kediri Kertosono ataupun lewat Kepanjen Malang, hampir sama
Semakin teratur, pintu keluar dan penjemput di pindah di bagian barat. Pintu utama hanya untuk masuk calon penumpang. Keamanan terjamin.
Musholanya bersih nyaman, pelayanannya ramah tapi security nya kurang senyum dan jawabnya ketus banget, masih perlu dididik lagi dlm hal pelayanan.
Pelayanannya bagus. Kamar mandi bersih. Hanya saja, setelah sampai langsung diserbu tukang becak dan ojek.
Karena mulai 1 April nanti ada 3 kereta api tambahan (krakatau,brantas dan kahuripan) yang akan berangkat dari stasiun blitar, maka stasiun blitar wajib berbenah seperti merawat taman didalam stasiun karena rumput liarnya mengganggu pemandangan serta ruang tunggu harap dibenahi lagi. Peron tingginya kurang banyak,bahkan jalur 1 peron tingginya cuma sebelah. Semoga dengan adanya pembenahan stasiun blitar semakin maju dan tidak kalah dengan stasiun besar lainnya.
ejak stasiun ini direnovasi terakhir pada tahun 2013-2014, di sekeliling dinding ruang tunggu dalam depan loket stasiun, terpasang poster foto-foto berukuran besar presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, disertai sekelumit kisah teladannya. Tujuannya, selain untuk sekadar mengingatkan bahwa Bung Karno dimakamkan di Kota Blitar, lebih dari itu ialah untuk mengajak masyarakat masa kini mengenang jasa kepahlawanan serta meneladani sifat dan sikap dia.
Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Rejotangan, terdapat Stasiun Bendo yang kini sudah tidak aktif dan bangunannya sudah hampir rata dengan tanah. Sedangkan ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Garum, terdapat Halte Gebang yang kini juga sudah tidak aktif, namun bangunannya masih utuh.
Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Talun dan Stasiun Garum yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.
Nggak ada ruang tunggu eksekutif. Jualan makanan sedikit. Ada 10 colokan utk ngecas hp semuanya mati.
Small train station in town
Cukup menyenangkan berangkat lwt stasiun blitar,cuma area parkir blm tertata rapi..
Luas, karena termasuk stasiun besar. Track-nya juga banyak. Sayang rumpunnya kurang dirapikan.
Naik kereta sore dari Blitar ke sby harus mundur lagi 1 jam. Harusnya jam 5 jadi jam 6 berangkat
Jauh lebih baik
Sudah sangat rapi sesuai standart Cm untuk angkutan umum setelah keluar dr stasiun tidak ada
Sudah sangat rapi sesuai standart Cm untuk angkutan umum setelah keluar dr stasiun tidak ada
kalau stasiun blitar sekarang masuk kedalam koordinator DAOP VII Madiun, seharusnya ada kereta api lokal jurusan Blitar-Madiun dong
Untuk pelayanan di stasiun sudah cukup baik Hanya saja agak sulit mencari transportasi utk mlnjutkan prjlnn baik taksi maupun ojek. Apalagi yang online. Sprtny blm ada..
Mnjd kelg besar stas Blitar.. Mberikn banyak wawasan..
Terus melakukan perbaikan
Sayngx blm da perlindungan y baik bagi motor atau kndaraan y parkir