Loko B 25
Lokomotif ini dioperasikan oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij ( NIS ) ,yang berkantor pusat di Lawang Sewu Semarang, mulai tahun 1902 dalam rangka mengoperasikanjalur kereta api Secang-Kedungjati (hanya sampai Stasiun Ambarawa yang didukungjalur bergigi. Jalur gigi sejauh 6,5 km ini beroperasi mulai tahun 1905. Untuk operasional khusus tersebut itulah, NIS mengimpor 5 ( lima) unit Loko tipe 0-4-2RT ( B 25 ) dari Esslingen.
Oleh NIS diberi register Loko NIS 231 s/d NIS 235.
Agar dapat beroperasi di atas jalur bergigi ini, B 25 menggunakan roda gigi agar kereta dapat menanjak dengan baik. Gigi-gigi itu difungsikan agar kereta dapat menanjak pada kemiringan hingga 6,5% walaupun melaju dengan kecepatan 10 km/jam. Selain itu, gigi-gigi tersebut berfungsi menahan kecepatan apabila relnya menurun.
Dari 5 unit yang diimpor, hanya tersisa 2 unit yaitu Loko NIS 232 - B 2502 dan Loko NIS 233 - B 2503.
Dalam konteks sejarah Transportasi Indonesia, tempat ini termasuk istimewa. Stasiun Bedono menjadi penting pada waktu itu karena melalui tempat ini barang dan orang terdistrbusi ke tempat lain. Bahwa tempat yang secara geografis sebenarnya membutuhkan biaya mahal untuk membuat jalan kereta api berikut stasiunnya, menandakan bahwa Bedono dianggap istimewa oleh Belanda pada waktu itu.
Lokomotif Uap B2503Â Buatan Esslingen Jerman tahun 1902 ini mengalami perbaikan besar di depo lokomotif Ambarawa untuk memperpanjang umur dan masa pakai lokomotif, selain itu di lakukan juga pengecatan dan perbaikan seperti pengantian Pipa api yang rusak, pipa uap, pembersihan injector, pengelasan dan masih banyak lagi. Di harapkan kedepannya lokomotif B2503 ini dapat kembali berdinas sebagai lokomotif wisata di lintas Ambarawa-Jambu-Bedono.
Peninggalan belanda
Stasiun bersejarah & memiliki peranan yg penting pada masa hindia belanda & kepresidenan Soekarno. Kini rutenya dipakai sbg kereta wisata saja. Dari yg saya dengar rute rel di sini sangat indah. Stasiunnya jg sangat asri, lingkungannya terjaga tdk ada rumput liar yg tumbuh panjang, bangunannya jg masih bagus. Di sekitarnya jg banyak pohon durian. Dalam perjalanan kesini banyak sekali penjual durian di pinggir jalan walaupun harganya jg masih relatif mahal.
Salah satu situs cagar budaya
Nostalgia kolonial
Hanya untuk penggemar heritage place
Pak Polisi tolong dong ini macet grekkkk daerah Jambu,cariin solusinya mobil pada handbreak semua
Pak Polisi tolong dong ini macet grekkkk daerah Jambu,cariin solusinya mobil pada handbreak semua
Masih terjaga keasliannya.. #SaveRailIndonesia
Tempatnya indah
Tempat bersejarah, tapi saat ini jalurnya masih ditutup untuk perbaikan. Kita nantikan jalur ini beroperasi lagi
Kereta wisata
Rel bergerigi