Sering lewat situ tapi kog jarang lihat bulusnya ya.. hehehhe
Tempat asyik untuk ajak si buah hati di hari minggu ceria.
Keren
Saat usia SMP kelas 2, saya pernah kesana dengan mengendarai sepeda pancal mulai dari rumah yang ada di Kec.Kota menuju lokas tersebut. Satu teman saya, sebut saja Amir, sudah lebih dulu kesana beberapa bulan sebelumnya. Kami berempat mampir dulu ke suatu toko untuk membeli tali plastik dan gaplek (ketela pohon yang dikeringkan) yang akan kami pakai sebagai alat untuk memancang bulus disitu.
Tiba di lokasi, gaplek diikat diujung tali plastik, lalu masing-masing dari kami melemparkannya ke tengah sendang. Benar saja, dalam hitungan beberapa puluh detik semua alat pancing kami dimakan bulus. Sudah begitu ditarik ke daratan pada posisi bulusnya tetap memakan gaplek tersebut. 2 diantara kami bahkan tali plasyiknya putus, tentu saja bulusnya lepas kembali masuk ke sendang, dan 2 lainnya berhasil mendapatkan bulus yang berhasil ditarik ke darat. Wuuuuah besar sekali. Diameternya kira2 40an cm, dan satunya kira-kira separonya. Namanya masih usia anak, maka kedua bulus kami pakai mainan. Dinaiki dan dipegang-pegang tanpa berpikir digigit oleh bulus tersebut. Puas dengan permainan itu, buluspun kami dorong-dorong agar masuk ke sendang lagi. karena aturan disitu, menurut Amir, jelas-jelas bulus tidak boleh diburu dan pula tidak boleh dibawa pulang. Begitulah cerita nostalgia kunjungan di Sendang Bulus, Pager, Kec. Bungkal Kab.Ponorogo.
Perlu ditambah ternak buaya
Hayanya sangat sejuk
taman wisata keluarga gratis