Anter Klien #AKAtrans Blora, dari World Bank, meninjau program di SMPN 1 Randubelatung 😇
A.Sejarah Singkat Berdirinya SMP Negeri I Randublatung
Diawali tahun 1960 Randublatung baru ada dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu SMP Nusantara dan SMP Taman Dewasa. Anak-anak Randublatung banyak yang bersekolah diluar daerah, terutama di Cepu dengan abonemen kereta api sehingga sering terlambat karena ketergantungan pada kedatangan kereta.
Keadaan seperti inilah timbul dalam diri tokoh masyarakar Randublatung untuk mendirikan SMP Negeri di Randublatung. Berkat dukungan para tokoh masyarakat, seperti : Bp. Sutomo (Kepala Kantor Perhutani Randublatung), Bp. Soedi Renggo (Dandis Kepolisian Randublatung), dan lain-lain maka didirikanlah SMP Persiapan Negeri Randublatung pada tanggal 1 Januari 1968 dengan Tahun Sengkalan Dwija (Delapan) Makarya (Enam) Dwaraning (Sembilan) Sunu (Satu) berarti 1968.
Dwija Makarya Dwaraning Sunu dapat diartikan Guru Bekerja untuk Mengantarkan Anak/Siswa menuju ke jalan yang lurus/baik, dengan kepala sekolah Bp. R.Soediyono. Lokasi SMP Persiapan Negeri Randublatung adalah di jalan Diponegoro No. 19 Randublatung dengan menempati tanah seluas 4.440 M2.
Adapun tenaga pengajarnya sebagai berikut :
Bp. Mas’oedi
Bp. Bardusman
Bp. Sumarsono
Bp. Musiran
Bp. Mukti Wibowo
SMP Persiapan Negeri Randublatung makin lama makin berkembang akhirnya dapat dinegerikan pada tahun 1968 dengan Nomor SK 268/UKK.3/1968 Tanggal 3 Juli 1968.