• Delete
  • Edit

About

Prasasti Plumpungan is a point of interest, located at Kauman Kidul, Sidorejo, Salatiga City, Central Java 50712, Indonesia

Location :
Kauman Kidul, Sidorejo, Salatiga City, Central Java 50712

Added by Jopie, at 25 December 2015

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

15 Reviews

  • Anonymous
    25 May 2018

    Prasasti Plumpungan (juga disebut Prasasti Hampran) adalah prasasti yang tertulis dalam batu besar berjenis andesit berukuran panjang 170 cm, lebar 160 cm dengan garis lingkar 5 meter. Prasasti ini ditemukan di Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, berangka tahun 750 Masehi. Prasasti ini dipercaya sebagai asal mula kota Salatiga.

    Isi Prasasti Plumpungan ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno dan bahasa Sanskerta. Tulisannya ditatah dalam petak persegi empat bergaris ganda yang menjorok ke dalam dan keluar pada setiap sudutnya.

    Dengan demikian, pemberian tanah perdikan (daerah bebas pajak) merupakan peristiwa yang sangat istimewa dan langka, karena hanya diberikan kepada desa-desa yang benar-benar berjasa kepada raja. Untuk mengabadikan peristiwa itu maka raja menulis dalam Prasasti Plumpungan Srir Astu Swasti Prajabhyah, yang artinya: "Semoga Bahagia, Selamatlah Rakyat Sekalian". Ditulis pada hari Jumat, tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi.

    Perdikan artinya suatu daerah dalam wilayah kerajaan tertentu. Daerah ini dibebaskan dari segala kewajiban pajak atau upeti karena daerah tersebut memiliki kekhususan tertentu, daerah tersebut harus digunakan sesuai dengan kekhususan yang dimiliki. Wilayah perdikan diberikan oleh Raja Bhanu meliputi Salatiga dan sekitarnya.

    Menurut sejarahnya, di dalam Prasasti Plumpungan berisi ketetapan hukum, yaitu suatu ketetapan status tanah perdikan atau swantantra bagi Desa Hampra. Pada zamannya, penetapan ketentuan Prasasti Plumpungan ini merupakan peristiwa yang sangat penting, khususnya bagi masyarakat di daerah Hampra. Penetapan prasasti merupakan titik tolak berdirinya daerah Hampra secara resmi sebagai daerah perdikan atau swantantra. Desa Hampra tempat prasasti itu berada, kini masuk wilayah administrasi Kota Salatiga. Dengan demikian daerah Hampra yang diberi status sebagai daerah perdikan yang bebas pajak pada zaman pembuatan prasasti itu adalah daerah Salatiga sekarang ini.

    Konon, para pakar telah memastikan bahwa penulisan Prasasti Plumpungan dilakukan oleh seorang citralekha (penulis) disertai para pendeta (resi). Raja Bhanu yang disebut-sebut dalam prasasti tersebut adalah seorang raja besar pada zamannya yang banyak memperhatikan nasib rakyatnya.

    response / report this review
  • Anonymous
    04 May 2018

    Kata siapa Salatiga ga ada apapun? hehee, kalian yg bertampat tinggal di sekitar Salatiga apakah sudah ketempat ini? ok kalau belum cuss kesini aja ini adalah tempat dimana simbol kota Salatiga sudah ada sejak dulu kala, cukup mudah dijangkau dan kalian ga usah mikir biaya berapa, karena masih gratiss tidak ada HTM looo selain itu, dibelakang prasasti ini ada sebuah rumah yang di dalamnya ada lingga dan yoni dan arca2 ganesa juga loo penasaran? buruannn gaess tengoklah walau cuma sebentar 😊

    response / report this review
  • Anonymous
    28 March 2018

    Plumpungan inscription is the pioneer of the establishment of Salatiga city in ancient times, is a pride for me to visit it

    response / report this review
  • Anonymous
    18 March 2018

    Was here

    response / report this review
  • Anonymous
    14 January 2018

    Good for someone who like historical place.

    response / report this review
  • Anonymous
    14 December 2017

    prasasti salatiga

    response / report this review
  • Anonymous
    25 September 2017

    Tempatnya bagus

    response / report this review
  • Anonymous
    18 September 2017

    Mantap lah

    response / report this review
  • Anonymous
    20 June 2017

    Menarik prasasti yang terletak di area pemukiman penduduk setempat yang berada dalam jangkauan mudah akses

    response / report this review
  • Anonymous
    05 March 2017

    Sudah hampir 5 tahun tinggal di Salatiga, tp baru hari ini bisa mengunjungi Prasasti Plumpungan.

    response / report this review
  • Anonymous
    04 March 2017

    Cedak omah ku wi.

    response / report this review
  • Anonymous
    21 September 2016

    Tempat kelahiran saya

    response / report this review
  • Anonymous
    14 July 2016

    Patokan sejarah berdirinya Kota Salatiga yang menyenangkan

    response / report this review
  • Anonymous
    25 April 2016

    Sumber sejarah kota salatiga

    response / report this review
  • Anonymous
    01 January 2016

    Awalnya tmpat itu adalah rumah2 dan disamping rumah itu ada lereng yg tingginya 3m ,dilereng trsbut ada batu batu besar yg menempel di lereng itu,dan waktu itu pas ada hujan yg lebat hingga melonsorkan batu trsbut
    Tak dsangka batu trsbut mengeluarkan pahatan yg sangat luar biasa.stelah itu rumah2 yg ada di area trsbut di ratakan smuaaa untuk djadikan tmpat untuk batu trsbut
    Saya yg dkat dgn prasasti trsbut sangat kagumm dgan temuan trsbutt..

    response / report this review

Rate & Write Reviews