Walaupun pasarnya sedikit memakan bada jalan bila pagi, tapi pedagangnya ramah-ramah dan barang yang dijual lengkap serta murah.
Baru tau kalo namanya Pasar Sri Rejeki. Pasar subuh ini buka mulai sekitar jam 2
Pasar lokal yang menyediakan.aneka kebutuhan Dapur.Dengan Harga sangat murah.
Terutama sayur segar.
Ramai subuh dan pagi hari. Siang audah lenggang
aktivitas mulai jam 02:00 tidak membuat para pedagang merasa letih,semangat terus moga makin lancar rejeki nya semua
Numpang lewat
Pasar subuhnya yang rame
Waktu saya masih kecil dan belum sekolah, pernah tinggal di rumah sekitar 300 meter arah barat dari Pasar Krempyeng Kalibaru Banyuwangi.
Rumah yang kudiami tempat berteduhnya keluarga mbah Jabin Dwijo & mbah Putri dan anak-anaknya, yang aku tahu anaknya : Pakde Wondo, mas Hermono & mbak Maryam.
Seandainya aku boleh dimasukkan sekolah, yang jelas tidak diterima alasannya masih terlalu dini (kecil).
Pergantian siang & malam silih berganti sedangkan waktu terus bergulir sesuai perputaran bumi mengelilingi Matahari.
Saat malam bulan terus menemani menerangi rumah mbah saya & dan ada seekor anjing warna hitam yang menjaga rumah, tempo dulu jarak rumah antar tetangga berjauh jika malam terasa sepi senyap sedangkan lampu penerangan di jalan kurang terang.
Aku merasa senang saat pagi mulai tiba dan sang surya mulai terbit begitu indah alam semesta ini, aku lihat hutan Kumitir disebelah utara yang mengirim & menyajikan udara segar yang menerpa tubuhku yang masih kecil mungil agar aku bisa bernapas lega & seluas-luasnya dalam rongga dadaku & tulang rusukku yang masih kecil dan aku memang perlu udara yang sepoi-poi basah atau semilirnya angin yang membawa kesejukan jiwaku agar badanku yang kecil mungil dapat tumbuh & berkembang menjadi besar, kuat dan sehat.
Harapan mbah saya menjadi anak saleh, patuh dan taat beribadah dan menjadi orang yang sabar dalam menjalani kehidupan ini.
Lg nganterin blja.
Tempat kami mengais Rejeki