• Delete
  • Edit

About

Batu Qur'an Parking Area is a parking, located at Jl. Cikoromoy, Gunungsari, Mandalawangi, Kadubungbang, Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten 42271, Indonesia. They can be contacted via phone at +62 857-7473-0223 for more detailed information.

Location :
Jl. Cikoromoy, Gunungsari, Mandalawangi, Kadubungbang, Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten 42271
Contacts :

Added by Jopie, at 13 October 2014

Add missing information

Add email
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

23 Reviews

  • Anonymous
    25 March 2018

    Cold

    response / report this review
  • Anonymous
    06 March 2018

    Alhamdulillah sekarang sdh lumayan luas parkiran y..
    Tapi untuk jalan masuk k dalam agk sedikit berlubang kin krn blm d perbaiki..

    response / report this review
  • Anonymous
    23 December 2017

    Menuju tempat wisata nya kita jln kaki dr tmpt parkir,tdk terlalu jauh,lokasi msh asli,sebaiknya pk sandal terepes saja,krn kl musim hujan jln anak tangga licin,,parkir luas untuk mobil.sblm msk kena bea msk mobil,bea parkir kendaraan.

    response / report this review
  • Anonymous
    04 December 2017

    Tempatnya lumayan besar untuk parkir kendaraan dan bersantai di kiri kanannya ada warung makanan

    response / report this review
  • Anonymous
    04 October 2017

    Tempat parkir kendaraan mobil dan motor untuk para pengunjung wisata batu Quran, dan Cikoromoy. Tempat parkir tidak layak karena tidak sesuai dengan tingginya harga parkir. Utk mobil rp. 10rb, utk motor rp. 5rb. Dan banyak pungutan liar di sekitar wisata ini

    response / report this review
  • Anonymous
    22 September 2017

    seger tenan mandi d sana,sampai menggigil kedinginan n bisa napak tilas sejarah

    response / report this review
  • Anonymous
    09 August 2017

    Dalam catatan sejarah, awal mula munculnya pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang berkaitan erat dengan Syekh Maulana Mansyur, ulama Bantenyang terkenal di abad ke 15.Konon lokasi di mana Batu Quran ini dahulu diyakini adalah pijakan kaki Syekh Maulana Mansyur ketika hendak pergi berhaji ke tanah suci, Mekkah.Dengan membaca basmalah sampailah beliau ke tanah suci, Mekkah. Ketika Syekh Maulana Mansyur pulang dari Mekkah, dia muncul bersama dengan air dari tanah yang tidak berhenti mengucur. Banyak orang menyakini bahwa air yang mengucur tersebut adalah air zam zam.Syekh Maulana Mansyur kemudian bermunajat kepada Allah dengan salat dua rakaat di dekat keluarnya air tersebut.Selesai salat Syekh Maulana Mansyur kemudian mendapat petunjuk untuk menutup air tersebut dengan Alquran.Atas izin Allah air tersebut berhenti mengucur dan Alquran tersebut berubah menjadi batu sehingga dinamakan Batu Quran.

    response / report this review
  • Anonymous
    02 August 2017

    Tolong untuk pemandian tempat wanitanya jangan ada laki² yg masuk-_- terus juga kenapa pembayarannya banyak bgt, kalau perlu bayar untuk perempuannya sekali ajaa.

    response / report this review
  • Anonymous
    21 July 2017

    Wisata ruhani yg tak dpt di lupakan,dan tak lepas dari pembing kami dari futuhul arifin

    response / report this review
  • Anonymous
    15 July 2017

    Tolong untuk pemandian tempat wanitanya jangan ada laki² yg masuk-_- terus juga kenapa pembayarannya dikurangi yaa.

    response / report this review
  • Anonymous
    24 April 2017

    Tempat wisata relizi biar hati dan pikiran tenang mengingat kebesaran Allh SWT

    response / report this review
  • Anonymous
    10 April 2017

    sangat baik untuk mengenal para syuhada pendahulu kita.sayang tempat menuju kesana kurang luas.banyak mbl angkot parkir sembarangan

    response / report this review
  • Anonymous
    04 March 2017

    Ok

    response / report this review
  • Anonymous
    02 March 2017

    Indah tempat ya air ya pun jernih lagi. love cikoromoy

    response / report this review
  • Anonymous
    06 January 2017

    Tempat yg kurang tertata rapi, terkesan semrawut, padahal kalo di tata dengan rapi bisa mendatangkan pendapatan buat warga dan daerah

    response / report this review
  • Anonymous
    25 December 2016

    Tepat pemandian batu kuran airnya bening walau tepatnya kecil ini temoat bersejarah

    response / report this review
  • Anonymous
    09 December 2016

    Destinasi religi

    response / report this review
  • Anonymous
    19 August 2016

    Luad

    response / report this review
  • Anonymous
    20 July 2016

    Situs petilasan Syech Mansyurudin salah satu keluarga kerajaan Banten dalam rangka penyebaran Agama Islam di Banten, beliau wafat dan dimakamkan di Cikadueun 20 km kearah selatan, tepatnya di dekat daerah Saketi.

    response / report this review
  • Anonymous
    05 May 2016

    Keren abis

    response / report this review
  • Anonymous
    31 March 2016

    Mantap dan bagua

    response / report this review
  • Anonymous
    25 October 2014

    Menuju

    response / report this review
  • Anonymous
    20 October 2014

    Jk

    response / report this review

Rate & Write Reviews