Karena ada aura mistis yg mana membuat saya ingin mencari tahu lebih mendalam
Sepi..tidak terawat..banyak sampah berserakan disana sini
Pesanggrahan atau tempat peristirahatan ini dibangun pada masa raja Pakubuwono IX dan dirombak secara besar-besaran oleh raja Pakubuwono X. Konon, sebelum membangun tempat ini raja PB IX melakukan "tapa ngeli" atau bertapa sambil menghanyutkan diri di sungai Bengawan Solo.
Di belakang bangunan terdapat sumber pemandian air panas yang kondisinya cukup memprihatinkan dan tidak terawat dengan baik. Jika ingin menjelajahi tempat dalam cukup minta izin ke juru kunci.
Tempat yang legendaris bungpesanggrahan langenharjo tetap seperti dahulu.kangen di saat kecil dulu sering mandi air hangat di sini.semoga tetap lestari pohon pohon besar yang rindang dan jaya lah selalu budaya indonesia
Cocok untuk wisata sejarah. dng menghadap sungai bengawan solo yg legendaris.. pesanggrahan langenharjobagus utk di kunjungi
Petilasan raja
Sepi pengunjung. Sejarah sudab mulai ditinggal
Rumah saya di sana
Di antara semua pesanggrahan Keraton Surakarta, cuma ini yang bisa dikata 'relatif utuh'. Sayangnya, renovasi yang pernah dilakukan justru merusak struktur penyangga (kayu atap melengkung karena terlalu berat menyangga dua lapis atap).
Kalau saja ini bisa dikomersialkan seperti Ambarukmo, Langenharjo bakal jadi destinasi favorit di kawasan Solo Baru.
Sekarang sepi.. Bahkan setahu saya malah ufah ditutup
Tempat bermain waktu kecil, kenangan tempat eyang.
Ter INGAT masa2 SMP dulusring main di rumah teman di daerah langenharjo dekat tmpat pmandian air panas.