tempat yg bersejarah tapi sayangnya gak terawat
Di dalam masa revolusi pernah menjadi markas pasukan Letnan Kolonel Soeharto ini, sekarang terdapat sebuah monumen. Monumen yang diberi nama Monumen Perjuangan Dukuh Bibis memang dibangun untuk mengenang perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang dilakukan rakyat bersama pasukan TNI yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto. Monumen ini terdiri dari tiga bangunan pokok yaitu pendopo joglo, museum dan rumah asli Kepala Dukuh Bibis.
Tempat bersejarah untuk menyusun strategi perlawanan pada penjajah oleh suwargi mbah suharto dkk di Yogyakarta
Salah satu tempat bersejarah dikawasan bantul , disana tempat kolonel soeharto memantau keadaan kota jogja disaat pendudukan belanja setelah kemerdekaan , sekarang kondisi bangunannya kurang terawat perlu perhatian dari dinas terkait untuk dipugar kembali
Tempat besejarah menyusun strategi perlawanan pada penjajah di Yogyakarta
Ini Tempat yang wajib dikunjungi ketika anda berada di kota ini. Karena tempat ini merupakan tempat yang terpopuler di kota ini dan sangat khas di kota ini. Tempat ini cocok untuk anda yang menyukai hal-hal atau sesuatu yang berkaitan dengan sejarah lokal maupun nasional.
Monumen Bibis adalah merupakan sebuah monumen. Monumen Bibis berada di lokasi tepatnya di daerah Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Merupakan salah satu bagian dari sejarah berdirinya bangsa Indonesia. Tempat ini oleh dinas sosial diakui merupakan milik negara, namun sama sekali tidak ada aktivitas rehabilitasi atau perawatan dari pemerintah. Informasi dari pihak keluarga, bahwa pihak keluarga sendiri yang secara berkala melakukan rehabilitasi monumen ini secara mandiri.
Kalau ada yang kerabatnya orang dinas, silakan disampaikan mengenai salah satu monumen bersejarah ini.
perlu dilestariakan
Tempat bersejarah tapi sayangnya sangat jarang dikunjungi .
Tempat bersejarah dan harusnya di pugar dan di perbaiki
Konon katanya dulu tempat ini pernah menjadi persinggahan para tentara yang dipimpin oleh Jenderal Soeharto waktu melawan penjajah Belanda, kemudian oleh pemilik tanah ini dibangun Monumen yang diberi nama Monumen Bibis. Dulu pada masa Orde Baru pengelola tempat ini mendapatkan suntikan dana yang cukup besar. Seiring dengan masa Reformasi tidak ada lagi dana yang masuk dari pemerintah untuk bangunan ini. Oleh karena itu kondisi bangunan saat ini sangat memprihatinkan.
Sayangnya kurang terawat.
Sangat bersejarah hanya saja kurang terawat
Tempat bersejarah. Mulai di renovasi pihak keluarga , karena pemerintah tinggal diam dalam pemeliharaan
Sangat suka. Mohon dilestarikan dan dihidupkan kembali biar banyak pariwisata dijogjakarta