Bernilai sejarah tentang keislaman di tanah Banyumas. Dengan kearifan lokal Islam membaur dengan damai.
Like
Meminum jus sirsak
Sebenarnya bagus..sekali kesan pertama sangat menyenagkan krn di sambut dg puluha monyet yg baik dan ramah serta lucu2 tp sayang kurang perawatan dr pihak warga sekitar/pemda setmpat , byk sampah berserakan ,kotor dan jorok, byk org jualan kacang pisang sbg pakan monyet dg memaksa pengunjung, kurangnya tempat sampah dan petugas kebersihan akhirnya pengunjung dg seenaknya membuang smpah seenaknya sendiri.
Ke 2 kali dtg lg..msh sama msh byk sampah dimana kali ini di sekitar masijid saka tunggal sangat di sayangkan sekali ya, masjid tua yg hrs di pelihara kebersihan nya di biarkan begitu saja, mohon pemda banyumas khususnya dinas pariwisata utk menjaga dan di kelola dgn baik agak anak cucu kita bisa ikut merasakan budaya lokal peninggalan sejarah kuno
Top
Wisata religi dg ratusan kera ekor panjang, jika mau kesini alangkah baiknya jika bawa buah2an untuk ratusan kera ekor panjang yg hidup bebas disekitar masjid
The best
Sungguh wisata religi yang merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan..
I like its
konon : masjid ini dibangun pada tahun 1288 Masehi, itu berarti lebih tua dari kerajaan majapahit yang berdiri tahun 1294 Masehi, ini berarti bahwa masjid ini berdiri ketika masa kerajaan singasari. Dan juga ini menandakan bahwa masjid ini merupakan masjid tertua di indonesia. Hal ini tertulis dalam prasasti yang terpahat di saka masjid itu 8821 (dalam bahasa arab) atau bila dibaca secara indonesia berarti 1288. Subhanallah