• Delete
  • Edit

About

Masjid Pathok Negara Taqwa Wonokromo is a mosque, located at Wonokromo, Pleret, Wonokromo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55791, Indonesia. Visit their website masjidtaqwawonokromo.com for more detailed information.

Location :
Wonokromo, Pleret, Wonokromo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55791
Added by Jopie, at 03 February 2017

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add Social Media
Add Products and Services

13 Reviews

  • Anonymous
    09 June 2018

    salah satu dari 5 masjid pathok negara kasultanan yogyakarta. bangunannya masih terawat dan bersih

    response / report this review
  • Anonymous
    06 May 2018

    Paduan ornamen jogja dan hiasana kaligrafi yg indah

    response / report this review
  • Anonymous
    06 May 2018

    Masjid ininadalah salah satu dari masjid yang dibangun di daerah tapal batas Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat, arsitektur khas, bersih, nyaman untuk beribadah dan shalat, kamar mandi bersih, masjid terletak di tepi jalan, kalau dari jalan besar masuk gang ke utara

    response / report this review
  • Anonymous
    21 February 2018

    Penuh dengan suasana Jawa, ornamen2-nya khas & sangat tradisional. Bila sempat beribadah Jumat di sini, Anda akan mendengar azan dua kali dikumandangkan (hal yang sering dijumpai di banyak masjid di Indonesia), namun yang unik di sini: azan pertama dilakukan oleh lima orang secara bersama-sama.

    response / report this review
  • Anonymous
    24 January 2018

    1. Salah satu dari Lima Masjid Pathok Nagari Kesultanan Ngayokyakarta Hadiningrat.

    2. Berdiri di atas tanah kesultanan (Sultan Ground) seluas 5000 meter persegi. Luas bangunan masjid saat didirikan adalah 420 meter persegi dan kini telah menjadi 750 meter persegi. serambi luasnya 250 meter persegi, dan ruang perpustakaan seluas 90 meter persegi, dan halaman seluas 4000 meter persegi.

    3. Didirkan pertama kali oleh Kyai Mohammad Fakih atau "Kyai Welit" dari desa Ketonggo karena gemar menganyam daun alang alang menjadi atap atau disebut welit.

    Welit yang dibuatnya tidaklah untuk dijual tapi hanya dibagi bagikan ke mereka yang membutuhkan.

    Kyai Muhammad Fakih merupakan guru sekaligus kakak ipar dari Sultan Hamengkubuwono I (Raja Yokyakarta)

    Karena Sultan Hamengkubuwono menikah dengan putri kedua Ki Derpoyudo sedangkan Kyai Muhammad Fakih menikah dengan putri pertama Ki Derpoyodo yang merupakan tokoh masyarakat Laweyan Surakarta.

    Ketika menjadi murid dari Kyai Muhammad Fakih Sultan pernah meminta nasihat kepada Kyai Muhammad Faqih bagaimana agar negara senantiasa aman. Kyai Muhammad Faqih memberikan nasihat agar sultan agar Sultan melantik orang-orang yang dapat MENTARBIYAH mengajar dan menuntun akhlak dan budi pekerti yang disebut "Pathok".

    Dan memilih "Kenthol" (kepala pedesaan/desa). Sultan setuju dengan nasihat Kyai Muhammad Faqih dan mengangkat Pathok yang ditempatkan di desa
    Mlangi,
    Plosokuning,
    Babadan Gedong Kuning,
    Ringinsari Genthan,
    Demak Ijo,
    Klegum,
    Godean dan
    Jumeneng.

    Tahun 1774 M Kyai Moh. Fakih dilantik menjadi kepala Pathok / Kepala HALAQOH/ MUROBBI, dan dianugerahi tanah perdikan di sebelah selatan Ketonggo, yang masih berupa hutan pohon awar-awar, Tanah itu dibuka dan didirikan sebuah masjid. Atas amanat Sultan, masjid itu diberi nama "WA ANA KAROMA" "Supaya benar-benar Mulya"

    Kyai Muhammad Fakih ini juga disebut juga Kyai Sedo Laut (meninggal di laut) karena sepulang dari tanah suci pada tahun 1757, kapal yang ditumpanginya karam di selat Malaka. Kyai Muhammad Fakih karam di laut, sedang putranya KH Abdullah terdampar di selat Malaka.

    Arsitektural Asli Masjid Pathok Negara Taqwa Wonokromo berbentuk kerucut (lancip) dengan mustaka dari kuwali yang terbuat dari tanah liat. Sedang bangunan serambi berbentuk limasan dengan satu pintu di depan. Semua bahan bangunannya dari bambu, atapnya terbuat dari welit, dan dindingnya dari gedhek. Sebelum kemudian mengalami beberapa kali renovasi dan perluasan hingga ke bentuknya saat ini.

    Tradisi Masjid Pathok Negara Taqwa Wonokromo

    Hukuman untuk yang salah membunyikan beduk & kentongan diceburkan di dalam kolam.

    Azan Limo pada saat sholat Jum'at, petugas adzan subuh, dzuhur, 'asar, maghrib, isya' mengumandangkan adzan bersama-sama. untuk keadilan, kesatuan, dan silaturahim para muadzin dari masing-masing waktu,

    Bodho Kupatan
    Adalah tradisi saling memaafkan setelah puasa sunat Syawal 7 hari di bulan syawal

    Peran Masjid Pathok Negara Taqwa Wonokromo

    1. Masjid tertua di wilayah Kecamatan Pleret dan sekitarnya.
    2. untuk sholat jama'ah para gerilyawan RI
    3. Markaz Komando koordinasi penggempuran Belanda
    4. Basis militer dan pejuang serta kekuatan masyarakat
    5. Markaz kompi III Batalion I Brigade 10 pimpinan Letda Komarudin.

    response / report this review
  • Anonymous
    06 December 2017

    Masjid peninggalan sejarah kerajaan Mataram, kalau sholat Jumat yg jd muadzin (yang adzan) ada 5 orang, masjid ini berada di tengah perkampungan Wonokromo. Masyarakat disekitar masjid ini terkenal sangat religius. Wisata sejarah sekaligus wisata religi, pokoknya istimewa. #LocalGuide

    response / report this review
  • Anonymous
    03 November 2017

    alhamdulillah baru di sini saya sholat jumat yg adzan 4orang. allahhu akbar

    response / report this review
  • Anonymous
    26 August 2017

    masjid pathok

    response / report this review
  • Anonymous
    22 July 2017

    Salah 1 tempat sajadah untuk bersujud..

    response / report this review
  • Anonymous
    30 June 2017

    Masjid pathok negoro Wonokromo di Jogjakarta, salah satu dari 5 masjid pathok negoro. Tempatnya adem bersih dan sejuk. Halaman parkir sangat luas dan nyaman untuk beribadah. Ruangan dalamnya superbersih dan super adem. Coba aja deh datang dan sholat di dalam masjid, tidak dikunci kok :)

    response / report this review
  • Anonymous
    12 April 2017

    Masjid bersejarah yang indah dan nyaman Airnya segar

    response / report this review
  • Anonymous
    20 March 2017

    Presiden gus dur pernah sholat jumat di masjid ini

    response / report this review
  • Anonymous
    10 February 2017

    Masjid peninggalan sejarah kerajaan Mataram, kalau sholat Jumat yg jd muadzin (yg adzan) ada 5 orang, pokoknya istimewa. #LocalGuide

    response / report this review

Rate & Write Reviews