Terbuka untuk seluruh umat
Mantapz Mantapz Mantapz Mantapz Mantapz
Mesjid Persatuan Islam
Saat ini masjid Alhusaini di kelola oleh masyarakat sekitar dan keluarga ahli waris dan nazir, masjid alhusaini masjid ummat tidak berafiliasi atau di kuasai oleh ormas islam, kami ada untuk ummat islam bukan utk kepentingan golongan ataupun kelompok.
Masjid ini ada 3 lantai, ketika solat jum'at kadang lantai 3 nya di tutup. Padahal orang yang ingin melaksanakan sholat hampir melebihi kapasitas yang ada di lantai 1 dan 2.
Masjid Alhusaini yang terletak di Jl Mardani Raya Gang S RT.02/05 Johar Baru - Jakarta Pusat. Selama ini kalangan umum belum memahami keterkaitan atau hubungan sejarah nama Masjid mengapa Al Husaini dan adanya nama jalan raya Mardani. Menurut ahli waris atau keturunan keluarga dari Almh Nyak Djenong yaitu Bapak H Rahmat Efendi disebutkan bahwa Mardani adalah nama dari anak kandung Nyak Djenong yang wafat disekitar tahun 1945 dalam suasana perang kemerdekaan dan oleh karena itu beliau dijadikan Pahlawan Nasional dan namanya diabadikan menjadi jalan raya Mardani Sementara nama Alhusaini diambil dari nama Kong Haji Usin, tokoh betawi yang juga guru mengaji Nyak Djenong, beliaulah yang menerima wakaf atau nadzir sebidang tanah dari Nyak Djenong yang sekarang berdiri Masjid Alhusaini. Kong Haji Usin wafat sekitar tahun 1968, beliau memiliki anak yang bernama H Muhammad Said, yang kemudian H Muhammad Said memiliki anak bernama H Murtadho Said. Saat ini putra beliau yang menjadi Pengurus Masjid Al Husaini yaitu Mohammad Aminuddin dan Anwar Hilmy.
Beberapa saksi hidup menyebutkan bahwa awal mula sejarah Masjid Alhusaini dimulai sekitar tahun 1912, yaitu ketika Nyak Djenong warga asli betawi memberikan lahan kosong miliknya ke Kong Haji Usin yang merupakan guru ngajinya, agar memindahkan langgar ( sebutan populer masa lalu untuk rumah ibadah berukuran kecil atau musholah ) milik Kong Haji Usin ke tanah kosong milik Nyak Djenong, dengan harapan agar dapat menampung jamaah sholat lebih banyak lagi.