• Delete
  • Edit

About

Tomb of Syiah Kuala is a cemetery, located at Gp. Deah Raya, Syiah Kuala, Deah Raya, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh, Indonesia

Location :
Gp. Deah Raya, Syiah Kuala, Deah Raya, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh

Added by Jopie, at 26 March 2015

Opening Hours

  • Monday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Tuesday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Wednesday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Thursday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Friday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Saturday 8:00 AM – 6:00 PM
  • Sunday 8:00 AM – 6:00 PM

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

18 Reviews

  • Saifun Nahar
    10 April 2018

    SYIAH KUALA atau Teungku di Kuala adalah sebutan popular untuk seorang ulama besar Aceh abad ke-17 M yang sangat dihormati di Nusantara sampai dengan hari ini. Namanya Abdur Rauf bin 'Ali, dan sering ditambahkan Singkel atau As-Sinkiliy. Menurut sejarawan, ia dilahirkan di Fansur Singkel pada 1024 H/1615 M, dan meninggal dunia pada hari Jum'at tahun 1105 H/1693 M. Makamnya berada di Gampong Deyah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

    response / report this review
  • Shaleh Muhammad
    22 February 2018

    Ketika menginjak kaki disana bersama keluarga kami disuguhi pemandangan yang luar biasa di depan bangunan komplek makam disajikan deru ombak pantai. Disambut penjaga makam yang selalu ramah dan dipersilahkan untuk berziarah. Semoga kami bisa berkunjung dilain waktu. Sebuah miracle sebelum saya berkunjung terasa pening kepala saya sebelah kiri. Setelah bermohon kepada Allah aambil berziarah dengan keberkahan aulia Allah yaitu syech abdurauf subhanallah diangkat sakit kepala saya oleh Allah. Ini sebuah rahmat Allah. Lalu saya bermohon keluarga kami selalu dirahmati Allah. Semoga kiranya dikabulkan amiin

    response / report this review
  • Suhra Ilyas
    13 January 2018

    Nyo jeurat ulama rayek jameun bak masa Sultan Iskandar Muda, Sultan Iskandar Tsani, trok bak masa Sulthanah Safiatuddin Tajul Alam Syah. Meubagoe kitab ka geusurah le gobnyan, jeut keu waqaf eleumee gobnyan keu geutanyo bandum trok an aneuk tuco geutanyo. Meunyo neujak ziarah bak jeurat gobnyan, bek tuwo neukalon jeurat yang si u barat, nyan keuh jeurat Syekh Ibrahim, guree Syekh Abdurrauf di Kuala yang leubeh malem, leubeh rafiq, dan leubeh kreuh lam geumat hukom.

    response / report this review
  • Aydrus Moulizarv
    28 December 2017

    Sebagai sosok adil dan diagungkan rakyat, Syiah Kuala dipercaya sebagai Kadhi Malikul Adil Kerajaan Aceh Darussalam selama 59 tahun. Jabatan setara hakim agung itu diembannya masa kepemimpinan empat ratu: Sultanah Safiatuddin Syah (1641-1645 M), Sultanah Naqiatuddin Syah (1675-1678 M), Sultanah Zakiatuddin Syah (1678-1688 M) dan Sultanah Ratu Kamalat Syah (1688-1699 M). Jasanya yang begitu besar dikenal lewat peribahasa “Adat bak Po Teumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala.”

    response / report this review
  • Nasrul Ihsan
    20 December 2017

    Salah satu destinasi wisata religi

    response / report this review
  • Frenda Fawzia
    15 December 2017

    Buat saya wajib untuk tahu sejarah

    response / report this review
  • Pohcakra Mt
    16 September 2017

    Mt

    response / report this review
  • Teuku Usman
    08 August 2017

    Syiah Kuala seorang ulama sufi yang namanya ditabalka pada sebuah universitas terkemuka di Banda Aceh yaitu UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    response / report this review
  • Teuku Hardaini
    29 June 2017

    Tempat yg sangat bersejarah dan sangat mengagumi Ulama yg sangat berjasa bg bgsa kerajaan Atjeh msh lalu insyaallah sepi skarang, oiya.. Meunyoe jeut tmp berdzikir Yg sangat indah, kiban tanyoe mandum jeut Istiqamah sabe2, krn ureung malem pieh Mate?

    response / report this review
  • Jon Budi Prayogo
    10 April 2017

    Tempat bersejarah

    response / report this review
  • Chandra Irani
    05 February 2017

    Wisata spiritual yang bersejarah bagi masyarakat aceh. Butuh perhatian khusus dari pemda. Dan juga butuh kesadaran dan dukungan agar bisa menjaga kebersihan tempat..

    response / report this review
  • Rajo Arya
    18 January 2017

    Ini adalah makam yang bersejarah, Ulama Sufi yang banyak menulis kitab. Tempat peziarahan yang nyaman dan teduh.

    response / report this review
  • Darul Qutni
    16 September 2016

    adat bak poe temureuhom,hukom bak syiah kuala.kanun bak putro fahang resam bak laksamana.

    response / report this review
  • Jawami Ahmad
    26 July 2016

    Syeich Abdul Rauf Ali al-Jawi al-Fansuri al-Singkili ada seorang ulamak besar dan telah di lantik sebagai Mufti Malikul Adil oleh Ratu Safiatuddin yang memerintah Acheh di abad ke 17.
    Dalam tahun 1696, Syeich Abdul Rauf meninggal dunia dan jasadnya di tanam di muara sungai Desa Dayah Raya sebelah kuburan Teuku Anjung. Orang Acheh telah mengkeramatkan makam tersebut sehingga di kenali sebagai Makam Syeich Kuala atau Tengku di Kuala atau Syiah Kuala.
    Sebelum kejadian tsunami 2004, gigi laut berjarak 100 meter dari makam tetapi selepas tsunami jarak tersebut tinggal 50 meter.
    Kami singgah sebentar di Makam Syiah Kuala untuk rehat dan solat.

    response / report this review
  • Mawardi Hasan
    01 July 2016

    Makam Syech Abdurrauf As Singkili, Mufti Kerajaan Aceh. Beliau juga disebut Tgk Syiah Kuala yang nama itu ditabalkan kepada salah satu universitas di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala.

    response / report this review
  • Tabuty Coffee
    29 May 2016

    selain untuk berziarah ke makam
    kita juga bisa menikmati pemandangan yang indah disekitarnya
    mulai dari laut
    pantai dan juga rawa rawa mangrup yang indah

    response / report this review
  • Wardi Sagala
    23 January 2016

    Ketika terjadi tsunami, Makam ini tidak hancur.

    response / report this review
  • Agus Selatan
    02 April 2015

    Idaman ku

    response / report this review

Rate & Write Reviews