Salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan kita
Salah satu situs bersejarah di SulSel, namun tidak dikelola dgn baik oleh pemerintah. Hari ini mengantarkan keluarga ke sini, kaget liat banyak nya preman bertato yang berjaga sejak awal masuk, dan benar saja begitu keluar kami diPAKSA membayar biaya retribusi (30ribu), tempat penitipan sendal (5ribu x 6anak) namun yg paling kesel itu saat disuruh membayar harga bunga (50ribu per bungkus, kami ambil 2 sebelumnya) yg tidak dijelaskan sebelumnya. Hati2 saat kesana, jangan mau terima bungkusan bunganya.
Makam Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani yang diberi gelar Tuanta Salamaka ri Gowa ("tuan guru penyelamat kita dari Gowa") oleh pendukungnya di kalangan rakyat Sulawesi Selatan.  Ia juga adalah salah seorang pahlawan nasional Indonesia.
Beliau lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, 3 Juli1626 – meninggal di Cape Town, Afrika Selatan, 23 Mei 1699 pada umur 72 tahun. Jenazah Syekh Yusuf Tajul Khalwati dibawa ke Gowa atas permintaan Sultan Abdul Jalil (1677-1709) dan dimakamkan kembali di Lakiung, pada April 1705. Kemudian Syekh Yusuf Allahu yarham dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Soeharto dengan SK Presiden : Keppres No. 071/TK/1995, Tgl. 7 Agustus 1995.Â
Syech Yusuf ulama besar yg mendapat meninggal di Afrika mendapatkan kehormatan dari Afrika sebagai pahlawan Nasional Afrika dan di indonesia dari presiden Indonesia. Sangat besar perjuangan beliau mari kita contoh dan kita lanjutkan dakwahnya untuk menyebarkan Islam yg kaffah . salam 165
Makam ulama ternama asal Kerajaan Gowa yang dakwahnya hingga ke Afrika Selatan.
Pertama kali ke dalam rumah makam, bau bunga dan dinginnya ruangan langsung menyambut saya, rupanya pakai AC. Juru kuncinya ramah saat saya tanya-tanyai soal Syekh Yusuf.
Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh pesiarah baik dari kabupaten Gowa maupun luar daerah.
Great
Seorang ulama besar asal Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang pahlawan nasional di 2 negara, Indonesia dan Afrika Selatan.