• Delete
  • Edit

About

Makam Syeh Subakir is a cemetery, located at Magersari, South Magelang, Magelang City, Central Java 59214, Indonesia

Location :
Magersari, South Magelang, Magelang City, Central Java 59214

Added by Jopie, at 18 January 2016

Opening Hours

  • Monday Open 24 hours
  • Tuesday Open 24 hours
  • Wednesday Open 24 hours
  • Thursday Open 24 hours
  • Friday Open 24 hours
  • Saturday Open 24 hours
  • Sunday Open 24 hours

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

30 Reviews

  • Jembar Kalangane Channel
    27 January 2019

    Perjalanan cukup melekahkan naik tangga kurang lebih 30menit namun terobati setelah memasuki area makam Syekh Subaqir lanjut naik ke Kyai sepanjang trus ke puncak ada tugu SO SO SO.. berarti "SOPO SALAH SELEH"
    di pojok kiri ada cungkup mbh Ismoyojati ( mbah semar ). dan di bawah pohon besar ada makam pangeran purboyo.
    Cukup Lelah namun semoga pulang membawa jutaan berkah.

    response / report this review
  • An Nur
    30 December 2018

    Ada tugu (Paku Bumi Syaikh Subakir) yang di sisi-sisinya bertuliskan SA-SA-SA dalam huruf jawa, singkatan dari Sapa Salah Seleh yang artinya 'Siapa yang berbuat salah (jahat) maka dia yang akan menanggung akibat (hukuman)nya'.

    response / report this review
  • Asngari Bbm
    09 October 2018

    Makam yang selalu saya hadiri pas menunggu jam kuliah dan disaat jeda yang terlalu lama mending buat ziarah ke makam yang berada di gunung tidar terutama di paku bumi mbah syech subakir

    response / report this review
  • Sudi Pratikno
    06 October 2018

    It’s a wonderfull place to take a night vacancy. Cold air blew slowly

    response / report this review
  • Tania Kenia
    25 August 2018

    Tak banyak orang tahu dan mengenal nama Syekh Subakir

    Padahal Syekh Subakir adalah salah seorang ulama Wali Songo periode pertama yang dikirim khalifah dari Kesultanan Turki Utsmaniyah Sultan Muhammad I

    Untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Nusantara

    Syekh Subakir konon adalah seorang ulama besar

    Yang telah menumbal tanah Jawa dari pengaruh negatif makhluk halus saat awal penyebaran ajaran Islam di nusantara

    Kisahnya dimulai saat Sultan Muhammad I

    Bermimpi mendapat wangsit untuk menyebarkan dakwah Islam ke tanah Jawa

    Adapun mubalighnya diharuskan berjumlah sembilan orang

    Jika ada yang pulang atau wafat maka akan digantikan oleh ulama lain asal tetap berjumlah sembilan

    Sehingga dikumpulkanlah beberapa ulama terkemuka dari seluruh dunia Islam waktu itu

    Para ulama yang dikumpulkan tersebut mempunyai keahlian masing masing

    Ada yang ahli tata negara berdakwah pengobatan tumbal atau rukyah dan lain lain

    Lalu dikirimlah beberapa ulama ke Nusantara atau tanah Jawa

    Namun sudah beberapa kali utusan dari Kesultanan Turki Utsmaniyah yang datang ke tanah Jawa

    Untuk menyebarkan agama Islam tapi pada umumnya mengalami kegagalan

    Penyebabnya masyarakat Jawa saat itu sangat memegang teguh kepercayaannya

    Sehingga para ulama yang dikirim mendapatkan halangan karena meskipun berkembang tetapi ajaran Agama Islam hanya dalam lingkungan yang kecil

    Tidak bisa berkembang secara luas

    Selain itu konon Pulau Jawa saat itu masih merupakan hutan belantara angker yang dipenuhi makhluk halus dan jin jin jahat

    Lalu diutuslah Syekh Subakir ulama asal Persia yang ahli dalam merukyah ekologi meteorologi dan geofisika ke tanah Jawa

    Beliau diutus secara khusus menangani masalah masalah gaib dan spiritual

    Yang dinilai telah menjadi penghalang diterimanya Islam oleh masyarakat Jawa ketika itu

    Berdasarkan Babad Tanah Jawa

    Setelah sampai ke nusantara Syekh Subakir yang menguasai ilmu gaib dan dapat menerawang makhluk halus

    Mengetahui penyebab utama kegagalan para ulama pendahulu dalam menyebarkan ajaran Islam

    Karena dihalangi para jin dan dedemit penunggu tanah Jawa

    response / report this review
  • Anggara W. Prasetya
    16 May 2018

    Petilasan Syekh Subakir dulunya merupakan tempat singgal Syekh Subakir sewaktu numbali Tanah Jawa agar Islam bisa menyebar dan berkembang di Jawa.

    Konon di sinilah Syekh Subakir bertarung melawan Kiai Semar yang merupakan penguasa makhluk ghaib di seluruh Jawa pada waktu itu.

    response / report this review
  • Muhammad Sujoko
    08 May 2018

    Mantap dan nyaman

    response / report this review
  • Bang Roey
    28 April 2018

    Syekh Subakir merupakan salah satu penyebar agama islam di tanah Jawa, bahkan kurang lebih 2 abad sebelum masa walisongo. Nama beliau juga tercatat pada babad tanah jawa yang dikisahkan sebagai danyang (orang yang pertama kali) membuka belantara tanah jawa. Dikisahkan nama aslinya adalah Syaikh Al Baqir, namun karena lidah orang jawa yang masih sulit melafalkan kalimat asing terutama arab, maka namanya menjadi Bakir. Karena masyarakat jawa terbiasa menambahkan awalan kata "Su" pada awal nama, maka namanya menjadi "Subakir".
    Syaikh Subakir dimakamkan digunung Tidar Magelang. Saat mengunjungi makam ini, anda dikenakan tiket Rp 3.000 per orang. Namun perlu diingat untuk tidak menjinjing sesuatu pada saat melaksanakan perjalanan menuju puncak gunung tidar jika tidak ingin bawaan anda dirampas oleh kawanan monyet yang tinggal didaerah tersebut. Perjalanan menuju puncak makam Syaikh Subakir ditempuh dengan menaiki anak tangga. Dibeberapa titik juga disediakan tempat peristirahatan untuk sekedar memulihkan tenaga guna melanjutkan perjalanan kembali.
    Sesampainya dipuncak, makam Syaikh Subakir terletak sebelah kanan jalan. Uniknya, makam Syaikh Subakir terletak didalam benteng melingkar tanpa atap, namun masih dapat dimasuki oleh peziarah. Setelah selesai ziarah ke makam Syaikh Subakir, jangan lupa untuk melanjutkan perjalanan menyusuri jalan ke selatan menuju makam Kyai Panjang dan kemudian dilanjutkan ke Paku Bumi Tanah Jawa. Paku Bumi ini berbentuk tugu dengan tiga huruf jawa "SA". Menurut sebagian masyarakat, huruf tersebut merupakan kependekan dari filsafat jawa "Sapa Salah, Seleh" berarti orang yang melakukan perbuatan tidak baik akan hancur. Paku bumi ini diyakini ditanam oleh Syekh Subakir untuk meredam gempa di tanah jawa. Di sekitar tugu paku bumi terdapat makam Pangeran Purbaya dan Petilasan Kyai Semar.
    Dipuncak Tidar ini sering diadakan acara puncak pelantikan Taruna Akademi Militer di Magelang dan pengambilan sumpah prajurit. Tidak jauh dari lokasi tugu paku bumi terdapat pohon Kalpataru yang ditanam oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga sebagai Alumni Akademi Militer di Magelang.

    response / report this review
  • Rochmat Nur
    11 April 2018

    Dapat barokah, sampai tujuan hujan gerimis

    response / report this review
  • Rohim Ari
    17 February 2018

    Tempat sejuk dengan tanjakan anak tangga.

    Tempat dimakamkannya orang yang menancapkan paku (babat alas) di tanah Jawa.
    Di sini juga terdapat makam Mbah Semar, Tugu Sa, dan tiang bendera puncak.

    response / report this review
  • Maz Hamz
    03 December 2017

    Tempatnya segar karena banyak pohon2 besar Saat malam hari terasa mistis
    Hanya saja kurang tersedianya air wudhu di samping masjid.

    response / report this review
  • Mohammad Ashari
    15 October 2017

    Maqom syeh subakur dan semar karena jasa beluai tanah jawa bisa ditempati

    response / report this review
  • Achmad Azis
    06 October 2017

    Perjalanan naik ke gunung smpai kemakam 20 menit untuk yang kondisi fit. Luar biasa pemandanganya

    response / report this review
  • Rochadi Marsetijo
    03 October 2017

    Salam mbah.

    response / report this review
  • Suyono Rosa
    14 August 2017

    Wisata sambil *ziarah cari berkah bagi yg percaya*

    response / report this review
  • Dwirima Prabowo
    14 August 2017

    Merupakan salah satu petilasan Syekh Subakir yang merupakan salah satu tokoh Waliyullah yg diutus dari Persia untuk istilahnya mageri tanah Nusantaraini

    response / report this review
  • H. Mudjiono
    11 June 2017

    Syech Subakir tomb is located just beside Pancaran Amal mosque, Gunung Tidar

    response / report this review
  • Johan Nur Adnan
    10 May 2017

    Makam syeh subakir terletak di bukit tidar, magelang selatan. Di bukit tersebut terdapat banyak pohon cemara diiringi dengan keberadaan monyet - monyet liar kecil disekeliling pohon cemara. Aku pernah ziarah sekali

    response / report this review
  • TRI GW
    29 April 2017

    Syaikh Subakir sesepuh para Waliyullah sebelum era Wali Songo

    response / report this review
  • Priambada Sastradikrama
    13 April 2017

    Salah satu makam bukit Tidar yang terkenal yaitu Makam Syekh Subakir. Bentuk makam ini lingkaran dan dikelilingi oleh benteng yang terbuat dari batu bata.

    response / report this review
  • Susilo Dona
    02 March 2017

    Tempatnya sejuk
    Dikelilingi hutan cemara
    Banyak monyet liar.,..

    response / report this review
  • Paijo Selo
    25 February 2017

    Kpn bisa ke situuu

    response / report this review
  • Irsa Nadifa
    19 February 2017

    sangat suka

    response / report this review
  • Paku Bumi
    15 January 2017

    Ingin ke sana

    response / report this review
  • Sartika Nhk
    07 January 2017

    Hutan cemara dan pinus sungguh adem

    response / report this review
  • Tri Astuti Tri
    03 November 2016

    Aku udah pernah kesitu banyak monyet nya

    response / report this review
  • Griya Sari Solo
    12 October 2016

    Adeemmm

    response / report this review
  • Agung Hidayat
    11 July 2016

    Sudah setengah perjalanan

    response / report this review
  • Hamdy Rifqi Andik
    30 May 2016

    Pernah kesini

    response / report this review
  • WURDIY ANTO
    25 January 2016

    Joss dan asrep

    response / report this review

Rate & Write Reviews