Makam ini sering di sebut pasarean giriloyo karena lokasinya yang berada di padukuhan giriloyo lama. Pasareyan Giriloyo terletak di arah selatan Keraton Yogyakarta (+ 17 km), tepatnya di wilayah Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Di dalam Situs Makam Sunan Cirebon terdapat beberapa bangunan. Area makam ini terbagi menjadi tiga di mana masing-masing makam dikelilingi oleh pagar tembok bata.
Bangunan makam bagian Barat terdapat 33 makam, 22 makam tidak diketahui identitasnya sedang lainnya adalah makam Sekaran Tiban (makam Sultan Agung dalam bentuk rohani), Kyai Guru Desti, Ngabehi Lor, Pangeran Haryobroto, Raden Tumenggung Haryobroto, Raden Adipati Banyuwangi.
Bangunan makam bagian Timur terdapat 6 makam, yaitu makam Panembahan Juminah, Kanjeng Haryo Mangkubumi Putro dalem ingkang Sinuwun Sedo Krapyak, Kanjeng Pangeran Haryo Sokowati putro dalem kasultanan Agungan, Kanjeng ratu Mas hadi/Ibu Sultan Agung, Raden Tumenggung Haryo Wongso dan kanjeng Pangeran Martosoko. Halaman III (halaman yang paling tinggi) terdapat makam Kanjeng Ratu Pembayun, istri Amangkurat. Terdapat juga makam Kyai Ageng Sentong dan Kyai Ageng Giring berada dalam ruang tersendiri, sedang makam Panembahan Giriloyo/Kanjeng Sultan Cirebon ini diberi pagar keliling. Makam di luar pagar keliling ada makam Wiroguno, makam Raden Ayu Nerang Kusumo, makam Kyai Juru Wiro Probho, makam Tumenggung Hanggobahu, dan makam prajurit.
Komplek Pemakaman Girilaya Wukirsari Imogiri Bantul tempat ini (bukit) sebelumnya menjadi calon pemakaman raja-raja Mataram Islam era pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusuma namun dikarenakan tempatnya yang sempit sehingga di pindahkan ke Bukit Pajimatan yang saat ini ditempati sebagai makam raja-raja Mataram Islam baik dari Ngayogyakarta Hadiningrat maupun Paku Buwana (Solo). Yang sudah menempati pemakaman Girilaya pertama Pangeran Juminah (paman dari Sultan Agung) , Sultan Cirebon (Pangeran Cirebon) , dan beberapa kerabat kerajaan Mataram lainnnya . Memasuki tangga awal bertemu pendopo pasarean , masjid dengan bangunan khas masjid jawa didepan masih ada kolam , selanjutnya naik tangga lagi sekitar ratusan anak tangga berbelok kiri maupun kanan komplek pemakaman .
Wisata religi
Ziarah ala Cirebonan.
Trah Gunung Jati