salah satu jejak peninggalan sang pendiri majapahit..
ini hanya petilasan dan petunjuk jika ingin jaya maka harus melalui sapu jagad, sapu regol, sapu angin ,maka akan bisa ke siti inggil
Salam Yange
Petilasan siti inggil tempat dimana saya selalu datang tiap 2 bulan untuk mendapat petuah dari trah leluhur saya eyang wijaya.
RADEN WIJAYA DIMAKAMKAN/DIPERABUKAN DI CANDI SIMPING, KABUPATEN BLITAR.
Perhatikan kitab Negarakertagama pupuh XLVII/3 disebutkan : 'Tahun saka surya mengitari tiga bulan (1231) Sang Prabu (Wijaya) mangkat, ditanam di dalam pura Antahpura, begitu nama makam beliau dan di makam Simping ditegakkan arca Siwa'.
Alhamdullilah diberi kesempatan untuk merawat makam Raden Wijaya,polish lantai marmer dan makam serta tempat pesujudan atau semedi(bahasa jawa)eyang buyut Wijaya.10-18 juli 2017
Tempat yang cocok buat merenung
Tempat bersejarah
makamnya bersih sejuk banyak pohon2
Sebenarnya lebih tepat disebut 'Petilasan' karena Raden Wijaya tidak meninggal tetapi moksa ke langit
Tempat bersejarah terkait kerajaan Majapahit. Tempat parkir pengunjung luas. Tersedia kamar kecil. Halaman rindang dan sejuk.
Salah tempat rumah sya di jalan Siti inggil