• Delete
  • Edit

About

Makam Habib bafaqih is a place of worship, located at Jl. Tempel-Dekso, Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55552, Indonesia

Location :
Jl. Tempel-Dekso, Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55552

Added by Jopie, at 18 October 2015

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

10 Reviews

  • Akan Tibe
    25 March 2018

    Habib Ahmad bin Ali Bafaqih
    Terlahir dari seorang ayah bernama Habib Ali Bafaqih yang terkenal sebagai sosok yang tegas, kehidupan masa muda al-Habib Ahmad Bafaqih tak semudah yang dibayangkan. Cacian dan hinaan hingga makian dari orang-orang sekitar beliau menjadi makanan sehari-harinya baik atas kekurangan fisik ataupun kemiskinan yang ada pada diri beliau. Namun Habib Ahmad Bafaqih tak pernah membalasnya, bahkan beliau terima dengan sabar semua perlakuan itu.

    Di masa muda itu pula Habib Ahmad Bafaqih pernah berjualan kecil-kecilan seperti berjualan korek api meskipun hasilnya tidak menguntungkan. Sesungguhnya Allah adalah Maha Berkehendak, sosok Habib Ahmad Bafaqih dikarenakan kesucian hatinya, kesabaran akhlaknya, Allah Swt. anugerahkan kepadanya berupa Futuhal 'Arifiin, kasyaf dan ilmu laduni. Padahal beliau diriwayatkan tidak pernah menempuh pendidikan formal.

    Sosok Habib Ahmad Bafaqih juga dikenal sosok yang sangat dekat dengan Nabi Khidir As. Bahkan sering bersama sahabat beliau, Syaikh M. Abdul Malik Ilyas Purwokerto guru mursyidnya Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan, berjumpa Nabi Khidir As. dan mengetahui "penyamaran" Nabi Khidir dengan mudah.

    Di kalangan ulama, wali dan habaib di zamannya, kedudukan Habib Ahmad Tempel sangatlah dihormati. Banyak pejabat negara serta artis yang tak ketinggalan turut mengambil keberkahan beliau. Diantaranya adalah Wakil Presiden RI H. Adam Malik, yang kemudian hari membuatkan kubah makam untuk Habib Ahmad Tempel dan ayahandanya.

    Banyak orang yang berjumpa menemui Habib Ahmad Tempel di rumah beliau, melihat karamah-karamahnya. Seperti, beliau tahu berita terbaru padahal tak membaca koran, mendengarkan radio ataupun menonton televisi. Beliau disebut hadir telihat berhaji di Mekkah padahal beliau tak pergi kemana-mana waktu itu.

    Diceritakan, pernah menantu beliau yakni Habib Muhammad Hamid Bafaqih dipesankan oleh Habib Ahmad Tempel agar menjaga ketat pintu kamar Habib Ahmad Tempel, "Tak boleh ada yang masuk." Setelah Habib Ahmad Tempel lama tak muncul, akhirnya Habib Muhammad Hamid Bafaqih memberanikan diri membuka pintu kamar. Ternyata Habib Ahmad Tempel sudah pergi menghilang entah ke mana, wallahu a'lam.

    Banyak orang yang sakit menjadi sembuh dengan izin Allah melalui karamah Habib Ahmad Tempel. Ada pula satu pohon kayu diolah papannya mampu menjadi beberapa rumah pondok pada suatu pesantren melalui karamah Habib Ahmad Tempel.

    Habib Ahmad Tempel pernah berucap: "Saya merokok ini, tujuannya adalah untuk membakar setan."

    Ketika Habib Ahmad Tempel masih hidup, banyak orang yang meminta wafaq/rajah/azimat kepadanya. Salah satu wafaq yang sering beliau beri adalah wafaq "Segitiga Khatamun Nubuwwah", (Allahu wahdahu la syariika lahu, muhammadun 'abduhu warasuluhu).

    Habib Ahmad Bafaqih juga pernah berucap ketika berkunjung ke Guru Haji Seman Mulia Martapura Kalsel: "Bahwa aku hanya mencari teman, (yakni) orang yang bersyukur. Dan tidak mau berteman dengan orang yang pusang (gelisah/kecewa dalam hal duniawi), karena orang pusang itu bukan hamba Allah tapi hamba iblis."

    Kini dakwah Habib Ahmad Bafaqih Tempel diteruskan diantaranya oleh putra beliau, Habib Umar bin Ahmad Bafaqih (Sokaraja), Habib Ali bin Ahmad Bafaqih (Jogjakarta), kemudian oleh habib Muhammad Hamid Bafaqih (menantu dan juru kunci makam), Habib Husein bin Abdullah Assegaf (Sedayu, Jogja) dan Habib Zein Magelang. Sedangkan di Kalsel, murid beliau yang terkenal adalah Guru Haji Asmuni (Guru Danau).

    Habib Ahmad Tempel sebenarnya wafat pada bulan Sya'ban. Sedangkan haul Ahad terakhir bulan Syawwal adalah haul ayahandanya, yakni Habib Ali bin Ahmad Bafaqih. Karena haul Ahad terakhir bulan Syawwal sudah berlangsung sejak jaman Habib Ahmad Tempel hidup, maka waktu haul ini tetap dipertahankan di Kemusuh. Acara puncak haul beliau sendiri terdiri dari 2 sesi, malam Ahad ziarah kubra dan tahlil sedangkan Ahad Shubuh Maulid Nabi Saw.

    response / report this review
  • FAHRU ROJI
    13 March 2018

    Wisata Religi keluarga besar Habib Umar Bafaqih. Rindu ngaji bersama Beliau, sayang pindah ke Purworejo

    response / report this review
  • Handoko Wibowo
    11 October 2017

    Makam seorang ulama yg dikagumi didaerah sekitar serta menjadi panutanbagus utk tempat wisata religi

    response / report this review
  • Nur K Hamid
    18 August 2017

    It's OK.

    response / report this review
  • HERMASTO ADI PRABOWO
    03 August 2017

    Up

    response / report this review
  • Hidup Lebih Bermakna Channel
    16 July 2017

    Diantara ijazah wirid dari Habib Ahmad Tempel adalah, " Jika kita ada hajat khusus hendaklah membaca Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala aali sayyidina muhammad ," sebanyak 124.000 kali bisa dicicil maksimal dalam jangka 40 hari.
    Habib Ahmad Tempel sebenarnya wafat pada bulan Sya'ban. Sedangkan haul Ahad terakhir bulan Syawwal adalah haul ayahandanya, yakni Habib Ali bin Ahmad Bafaqih. Karena haul Ahad terakhir bulan Syawwal sudah berlangsung sejak jaman Habib Ahmad Tempel hidup, maka waktu haul ini tetap dipertahankan di Kemusuh. Acara puncak haul beliau sendiri terdiri dari 2 sesi, malam Ahad ziarah kubra dan tahlil sedangkan Ahad Shubuh Maulid Nabi Saw.

    response / report this review
  • Ahmad Aziz
    07 August 2016

    Keren

    response / report this review
  • Abdul Kholiq
    17 March 2016

    Tolong dong bagi yg sudah pernah ziaroh ke makom habib ahmad bin bafakih. fotonya di postingin

    response / report this review
  • Zackriyya Zack
    14 November 2015

    Alhamdulillah good place

    response / report this review
  • Ali Akbar
    25 October 2015

    pas di pinggir jembatan agak ketutupan rumah sekarang

    response / report this review

Rate & Write Reviews