Berdirinya Madrasah Tsanawiyah Al Hasan Plus bermula dari pemikiran Dzuriyah Bani KH. ABDULLAH HASAN yang mempunyai peninggalan Pondok Pesantren, yang pada tahun 2005 telah kehilangan santri mukimnya, sedangkan di pondok tersebut terdapat asrama pesantren dan aula yang gedungnya memadai untuk melanjutkan amal jariyah tinggalan mbah Kyai itu. Para dzuriyah bani Hasan memutuskan agar amal jariyah mbah Kyai Hasan tidak berhenti, maka para Dzuriyah bermaksud membangun Madrasah Tsanawiyah Al Hasan Plus. Menurut pengamatan para dzuriyah saat itu yang relavan dengan perkembangan zaman dan mendapat respon dari masyarakat modern, maka para dzuriyah memutuskan untuk membangun Madrasah Tsanawiyah dengan nama Madrasah Tsanawiyah Al Hasan Plus.