• Delete
  • Edit

About

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur is a lawyer, located at Jl. D. I. Panjaitan, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13410, Indonesia. They can be contacted via phone at +62 21 8196007, visit their website www.kejari-jaktim.go.id for more detailed information.

Location :
Jl. D. I. Panjaitan, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13410
Added by Jopie, at 01 May 2016

Opening Hours

  • Monday 8:00 AM – 4:00 PM
  • Tuesday 8:00 AM – 4:00 PM
  • Wednesday 8:00 AM – 4:00 PM
  • Thursday 8:00 AM – 4:00 PM
  • Friday 8:00 AM – 4:00 PM
  • Saturday Closed
  • Sunday Closed

Add missing information

Add email
Add business description
Add Social Media
Add Products and Services

19 Reviews

  • Anonymous
    23 November 2018

    pelayanan sangat tidakk baik
    ga jelass
    calo nya bnyak (calo zamam now dimodernisasi)
    antrian bisa sampe ke jalan raya
    malahan sampe sepanjang jalan raya nyaa
    malahh panass bgt
    yg antri jg bnyak ibuk2
    untung aja kagak pisan sebagian
    pak gubernur tolong ini dtindak
    loket 8 tp yg buka cuma 2
    dan proses nya pun berbelit2 buat pengambilan sim atau stnk
    ribeett lahh pokoknyaa
    datang jam 9
    selesai jam 4 sore
    seharian cuma abisan waktu buat ini doank
    menyusahkan masyarakat

    response / report this review
  • Anonymous
    21 May 2018

    Tolong sediain alur pengurusannya dong.
    Kemarin saya pertama kali ditilang jd bingung pas disana
    Dan tolong ruang tunggunya dikondisikan karna kalo panas ya kepanasan ujan keujanan
    Dan loket yang dibuka jangan cuman sedikit,yg antri banyak banget jdnya.
    Pelayanannya sih menurut saya udah baik dan cepat

    response / report this review
  • Anonymous
    14 May 2018

    Pelayanannya sangat baik

    response / report this review
  • Anonymous
    02 April 2018

    Apa yang perlu diperhatikan :

    Pastikan sebelum ke kejaksaan mengecek apakah denda tilang sudah keluar di website e-tilang kejaksaan terkait. Bila sudah ada bayar di bank bni. Cek juga terlebih dahulu no. Briva anda, anda bisa mengeceknya di internet dengan memasukan keyword cek no briva di google. Bila sudah beritahu teller no. Briva dan berikan surat tilang dan ktp anda. Anda akan dikenakan biaya administrasi Rp. 1000 + nominal denda

    Bila anda lupa membayar di depan kejaksaan, terdapat calo yang biasanya menarifkan harga 14rb ditambah denda dan biaya administrasi bank. Bila denda 51rb, maka yg akan dibayarkan sejumlah 65rb. (Peraturan sekarang tidak bisa membayar langsung di loket)

    Datang pagi-pagi, jika mau berkas kembali "cepat" karena walaupun loket buka jam 8, orang-orang akan sudah mulai mengantri saat gerbang dibuka, beberapa orang datang jam 5 termasuk saya. Apalagi kalau rumah anda jauh. Gerbang dibuka kira-kira jam 7.

    Saat dibuka segera masukan motor anda dan antri untuk mengambil nomor antrian di loket 1, anda akan menunggu kira-kira sejam untuk menunggu hingga loket dibuka. Buat 2 barisan, loket yang biasa dipakai loket 2 dan 1 (bahkan hanya 1 loket yg dibuka).

    Saat loket dibuka jam 8, ambil no. Antrian dan tunggu hingga no. Antrian anda dipanggil, pastikan anda mencatat atau mengingat nopol/nama bila stnk dan nama pada sim. Disini bila anda baru datang jam 8 maka sudah pasti akan mendapat nomer diatas 30/40 karena memang antrian sudah cukup banyak

    Saat no. Antrian anda dipanggil, datang ke loket yg disebutkan (biasanya loket 8) sebutkan nama/nopol stnk/sim. Selesai

    Pengalaman pribadi :
    Saya datang jam 5, dan mendapat stnk.saya kembali jam 8:40. Kira-kira memakan waktu 3jam setengah, hanya untuk menunggu. Sebenarnya proses saat sudah mendapat no. Antrian hingga dipanggil cepat, tetapi yang membuat lama menunggu no. Antriannya agar mendapat no.antrian nominal kecil. Antrian juga cenderung semrawur karena tidak ada petugas yg secara langsung memantau dan mengawasi antrian. Saat saya mengantri hanya 1 loket yg dibuka dan para ibu2 dan wanita tidak mengantri dr belakang, tetapi dr samping sehingga lebih cepat antrian wanita dibanding laki-laki. Seharusnya kalau mau dipisah 2 loket yg dibuka, jangan dicampur. Kalo hanya 1 loket yg dibuka lebih baik dicampur, karena kasian yg sudah datang lebih pagi malah mendapat no. Antrian lebih jauh karena diselang-seling sama antrian wanita. Harus dibuat sistem yg lebih efisien agar tidak lama2 mengantri, seperti no. Antrian bisa didapatkan secar online sehingga tidak perlu mengantri

    Semoga membantu

    Antrian saat jam 9 di hari senin

    response / report this review
  • Anonymous
    28 March 2018

    Pelayanan cukup jelas, namun masih banyak calonya. Tetutama calo perempuan karena perempuan didahulukan di bolehkan untuk langsung tidak antri.

    Menurut saya kalo begitu sebaiknya di beri jalur khusus wanita atau tidak di bedakan sama sekali. Dalam arti semua orang harus antri.

    Untuk pembayaran di sini juga sudah ada bank BRI. ATM BRI dan beberapa Agen BRI link.

    response / report this review
  • Anonymous
    03 January 2018

    Pengalaman saya mengambil berkas sesuai prosedur di kejari jaktim
    1.Pelayanan pasif,bahkan terjadi human error. saya sdh memberi dokumen (slip biru & bri) ke loket 1 lalu dokumen saya di kembalikan dengan no antrian,setelah menunggu 3 jam,nomor saya sdh lewat dan tidak di panggil2 saya bertanya kpd orang di sebelah saya,dokumen slip biru sama bukti trf bri dikembalikan tidak? Jawabannya tidak,langsung saya balik ke loket 1,barulah diambil slip biru dan bukti trf bri saya

    2.fasilitas tidak memadahi, bangku sangat sedikit sedangkan pengunjungnya banyak,suara toa juga kecil sehingga gabisa pergi agak jauh untuk mencari tempat untuk ngadem dan menunggu, atap sangat tipis sehingga panas matahari masih sgt terasa (itupun hanya di area bangku saja atapnya dan antrian loket).

    Overall : sangat tidak puas,semoga kedepannya pelayanannya meningkat menjadi aktif, banyak2 memberi info lewat website dan petugas agar masyarakat mudah menjalankan prosedurnya. Dan semoga fasilitas di perbaiki karena menurut saya sudah tidak layak dan tidak nyaman

    response / report this review
  • Anonymous
    12 December 2017

    bobrok nya pelayanan kejaksaan negeri jakarta timur.
    gw mw dteng ambil denda tilang jam stgah 10 (pagi gw msti nganter kluarga) eh udah tutup loketnya.
    emang bnyak orang yg dteng ambil, tp stlah gw itungin gk lbih dri 300(bhkan mungkin dibwah 300).
    tp nmer antrian udah 800(kan GK LOGIS yg kek gni), buset ngelawak bgt.
    blom lgi disini gk terima pembayaran cash, padahal waktu gw nemenin pacar gw sidang tilang di Kejari Jaksel disitu terima pembayaran cash, dan jg disitu antrian gk lbih dri 200.
    ada kmungkinan Kejari dan Polantas kerja sama shingga stiap hari slalu ada lbih dari ratusan orang dateng ambil denda tilang.

    gw sekarang udah nyerah, biarin aja Stnk gw di pemerintahan, toh gw jg pengangguran, yg gk pnya duit, jalan ke BRI bayar denda jg perlu bensin, blom lgi cape ngantri perlu makan.
    biarpun denda gw cman 50rb ktauan duit buat bayar denda gw pake buat makan gw.

    cih, digaji dari pajak rakyat tpi kerja malah kek gni.

    what pro all of them :v

    response / report this review
  • Anonymous
    08 December 2017

    Mulai 1 Desember denda tilang dibayarkan ke BRI, ada stand BRI dekat kejaksaan bisa tanya ke tukang parkir jika mau bayar dekat sana. Kecuali denda tilang dari dishub bisa bayar di sini.

    Kalau datang ke sini untuk ambil berkas tilang, usahakan jam 6 sudah sampai karena anteri bisa 800 orang sehari.

    Prosesnya antri untuk mengambil nomer antrian nanti dipanggil, hanya panggilnya acak jadi nomer awal belum tentu awal dipanggil.

    Apabila tanggal sidang sudah lewat, tidak bisa mengambil berkas hari jumat, harus ambil Senin - kamis

    Over All, janganlah melanggar lalulintas karena proses pengambilan berkasnya sangat melelahkan, antri jam 6 pagi mungkin baru bisa jam 9.30 diambil.

    response / report this review
  • Anonymous
    01 November 2017

    ane ditilang dikasih slip biru, cek denda di website, fotocopy surat tilang terus bayar di BRI. tinggal masuk ke loket serahin SIM kembali. ngantrinya bikin kesel.

    response / report this review
  • Anonymous
    12 October 2017

    Gedungnya agak kurang terawat, pelayanan perlu ditingkatkan, toilet perlu diperbanyak dan diperbaiki kebersihan nya. Keramahan staf sangat kurang. Sering berdesakan karena loketnya sempit. Area yang tidak ramah bagi pengguna kursi roda.

    response / report this review
  • Anonymous
    11 August 2017

    Sekarang kalo mau urus surat tilang gak perlu lagi pake sidang di Pengadilan Jakarta Timur. Bisa langsung datang ke Kejaksaan trs ambil nomor antrian dan serah berkas tilang, kemudian tunggu nomor antrian kita dipanggil. Setelah itu, bayar denda tilang dan selesai !!! SIM / STNK kita sudah bisa diambil

    response / report this review
  • Anonymous
    22 June 2017

    Hari ini karena hari terakhir sebelum libur lebaran, saya datang jam 8 pagi. sampai sana tidak diperbolehkan masuk oleh satpam yang bertugas dgn alasan hari ini sudah libur, ternyata beliau juga orang dalam yg juga menjadi calo disana. beliau menawarkan bantuan pengambilan STNK saya dengan iming2 1jam selesai hanya dgn membayar 400rb rupiah. sungguh mengecewakan.

    response / report this review
  • Anonymous
    13 May 2017

    Urus tilang sekarang langsung ke Kejaksaan gak perlu ke pengadilan. Bisa cek denda nya via website.. hanya saja mungkin perlu di buka gerai BRI di dekat situ spy bisa langsung bayar gak perlu jalan keluar lagi dari lokasi..

    response / report this review
  • Anonymous
    24 March 2017

    Kalau anda di tilang trus dsruh datang kesini, sebaiknya ada datang lebih pagi, karena kalau sudah siang akan antre panjang untuk mengambil no antrian. Panaas karena antrian tidak didalam gedung kejaksaan.

    response / report this review
  • Anonymous
    07 February 2017

    Pelayanan ga ramah. Manggil nomor antrian kaya preman di pasar. Kerjanya lelet, antri dari jam 9 pagi, sampe istirahat, sampe dilanjut jam 2 belom selesai juga. Ga becus! Reformasi birokrasi mbelgedhes!

    response / report this review
  • Anonymous
    07 December 2016

    Di loket pengambilan SIM. Dateng pas rame jadi gk dapet tempat duduk.Yang jualan makanan juga banyak disini. Mudah-mudahan bisa lebih nyaman kedepannya.

    response / report this review
  • Anonymous
    30 November 2016

    Good

    response / report this review
  • Anonymous
    30 June 2016

    Top!

    response / report this review
  • Anonymous
    08 May 2016

    Ok

    response / report this review

Rate & Write Reviews