Suasananya enak untuk merenung dan kembali pada Tuhan.. pakai motor saja lebih fleksibel jika kesini. Bawa payung karena tempat lebih terbuka dibanding gereja kotabaru. Kebaktian terakhir hari minggu jam 17.30.
Hening dan nyaman
It was one of historical place by Romo Mangun.
Mudah menuju lokasi, tenang dan nyaman untuk beribadah. Hanya parkiran butuh diperhatikan jika penuh, sepertinya butuh ditata ulang.
Gereja yang kecil dan sederhana padahal letaknya dekat dengan tugu jogja, berharap ada renovasi agar lebih baik lagi.
Sejuk, damai, bersahabat
Letaknya yg agak jauh dr jln raya, bisa membuat lebih khusuk dlm berdoa
Santo pelindungnya dirayakan bertepatan dgn ulang tahun saya Hehehe
Saat ingin berdoa Rosario 5bulan lalu di Gereja Jetis, terlihat kesibukan adik2 OMK, kbtulan saat itu mereka sedang sibuk mempersiapkan diri utk kegiatan AYD (Asian Youth Day 2017) yg dilaksanakan di Jogja
Saya meminta ijin utk bisa berdoa Rosario, adik2 OMK menelpon Romo Banu, dan Romo mengijinkan utk memakai ruang Doa atau bs jg di Goa Maria kecil di belakang (saat itu Romo sedang olahraga bersepeda sambil kunjungan umat)
Selesai Rosario, Romo Banu sudah sampai di Gereja Itu adalah paroki ke 8 saya berdoa Rosario Ngobrol2 sebentar sama Romo di ruang makan, ternyata dibuatin kopi segelas besar ditemani cemilan2 kopi penuh berkat buatan Romo akhirnya gk bs sbntar ngobrolnya krn kopi segelas besar dan masih panas hahaha
Slesai ngobrol2 sm Romo, gk terasa udh mulai gelap kira2 jam 18.30an satu Rosario lg, rencana terakhir mau ke Ganjuran Krn sudah mulai gelap & seharian berkeliling dari paroki2 di Muntilan sampai Jogja, Romo menyarankan yg terakhir di Gereja St. Alfonsus de Liguori Paroki Nandan saja
Historical church. It has connection with Fr. Mangunwijaya, one of the great architect in Indonesia. A place for having a peace of mind with God
Salah satu gereja tua di jogja. Ornamen pohon sesawi di depan gereja adalah karya romo Mangunwijaya.
Gereja ini rencananya akan dipugar, tp sayang ga kunjung ada realisasinya.
Tempat tidak begitu dekat jalan raya. Jadi bisa khusuk beribadah.
Bisa misa disini hehehe
Small but simple church in the city.
Gereja dikawasan AM Sangaji
Gereja pertama yang saya datangi saat pertama kali ke Yogya. Gereja sederhana tapi sejuk
Berkah Dalem
Gereja penuh Memori Indah
Gereja Katolik dengan nuansa Jawa yang kental pada lukisan disekeliling Gereja. Dengan misa menggunakan Bahasa Jawa pada minggu pagi 5.30
Gereja St.Albertus Magnus Yogya