Tmptnya bagus
Sejarah GBIP Pniel
Gereja ini diresmikan pada 15 November 1829 dengan nama De Protestantse Kerk te Pasoeroean. Pemerintah Hindia Belanda mendirikan gereja ini untuk mengakomodasi umat Kristen Protestan di Pasuruan. Kota ini semakin berkembang akibat digulirkan Undang-Undang Gula dan Undang-Undang Agraria Tahun 1830, yang memberikan izin semakin luas perusahaan swasta Eropa menanamkan investasinya di Hindia Belanda. Seiring itu pula, semakin banyak orang Belanda dan Eropa yang tinggal di Hindia Belanda, termasuk Kota Pasuruan.
Pada tahun 1854, bangunan gereja ini mengalamim kerusakan, dan selanjutnya diperbaiki kembali. Setelah selesai, gereja ini diresmikan pada 15 Agustus 1855.
( Sumber : Situs Budaya. Id - sejarah Gpib )
Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat "PNIEL" di Pasuruan.
KMJ - Ketua Majelis Jemaat (2015) :
Pdt. Ny. VINNY WIBOWO - TANAMAL, S.Th.
Lokasi tepat.
GPIB Jemaat "PNIEL" di Pasuruan.
Ketua Majelis Jemaat (KMJ) :
Pdt. Ny. Vinny Wibowo - Tanamal, S.Th.
(Data Oktober 2015).
Lokasi tepat.