Akses ke candi nya menurut saya sangat susah sekali, seperti candi rahasia, harus cari jalan sendiri. Candi nya menurut saya terawat, terdapat candi Asu dan Candi Lumbung di dekat candi Pendem. Di salah satu batu nya terdapat ukiran2 yang belum selesai, dan ada yang menyerupai media untuk bermain dakon. Jika cuaca sedang bagus kita bisa menikmati pemandangan gunung Merapi dan Merbabu dari candi ini. Untuk foto pun sangat bagus. Semoga selalu terawat dan lestari. Rahayu.
Perlu akses jalan yg lebih baik lagi
Candi Pendem merupakan salah satu candi Hindu yang ada di Dusun Candi Pos, Desa Sengi, Kabupaten Magelang, Kecamatan Dukun, Jawa Tengah. Lokasi candi ini tidak terlalu jauh dari lokasi Candi Lumbung serta Candi Asu.
Awalnya, Can di Pendem digali oleh seorang Belanda benama de Plink. Ia tidak sendirian, tetapi melibatkan raktat. Di tengah-tengah Candi Pendem terdapat lubang bekas sumur. Bahan pembuatan candi ini adalah batu Andesit dan didirikan pada masa kekuasaan Rakai Hayuwangi.
Kawasan Candi Pendem termasuk kawasan wisata candi yang paling digemari, karena tidak hanya menawarkan wisata candi saja, namun juga menawarkan wisata alami karena di sekitaran candi terdapat lahan pertanian warga, jadi setelah puas melihat candi, Anda bisa lebih menyegarkan mata dengan persawahan yang hijau.
Sebagai bukti peninggalan nenek moyang kita yang patut kita jaga dan lestarikan bersama.
Kawasan Candi Pendem termasuk kawasan wisata candi yang paling digemari, karena tidak hanya menawarkan wisata candi saja, namun juga menawarkan wisata alami karena di sekitaran candi terdapat lahan pertanian warga, jadi setelah puas melihat candi, Anda bisa lebih menyegarkan mata dengan persawahan yang hijau.
Lokasi masuk agak susah tapi syahdu suasananya
Peninggalan sejarah yang seharusnya segera di selamatkan dari kerusakan.
Lokasi Candi Pendhem berdekatan dengan Candi Asu. Namun kita harus berjalan kaki melewati jalan setapak dan pematang sawah. Sebaiknya titipkam kendaraan Anda di sekolah dasar di depan Candi Asu.
Dari plang candi Pendhem kita cukup menyusuri jalan setapak. Sekitar 50 m, ada percabangan ke kanan adalah ke rumah-rumah warga. Ke kiri adalah ke Candi Pendhem.
Karena terletak di tengah-tengah persawahan, ada baiknya kita memohon izin ke warga setempat. Kita akan menyusuri pematang sawah hingga Candi Pendhem. Sebaiknya pergilah kesana ketika hari cerah agar jalan tidak becek/jeblok.
Cukup menarik dan otentikjangan sampai generasi selanjutnya kehilangan obor.
Jawa banyak peninggalan sejarah yg hrus kta rawat n lestarikan
Tempat akan terlihat Indah jika tidak ada sampah, tetap jaga lingkungan
Candi yang kelihatan namun namanya Candi Pendem. Karena jaman dulu terpendam.