• Delete
  • Edit

About

Surosowan Castle is a point of interest, located at Banten, Kasemen, Serang City, Banten 42191, Indonesia

Location :
Banten, Kasemen, Serang City, Banten 42191

Added by Jopie, at 12 June 2016

Add missing information

Add email
Add phone
Add business description
Add website
Add Social Media
Add Products and Services

17 Reviews

  • Hasan Shahriar
    22 April 2018

    Awesome place and obviously its a historical place

    response / report this review
  • Rofiq Alkaff
    29 December 2017

    wow..its a castle on the past.. i can imagine there are little kingdom in a peace place..

    response / report this review
  • Andy Permana
    15 October 2017

    In the special time it will be crowdeed

    response / report this review
  • Arien Pinnata
    29 August 2017

    It looks like sad history 😑

    response / report this review
  • Ichlasul Affan
    22 July 2017

    It's a nice historical place, but still there are a few vandalism.

    response / report this review
  • Riska Lestari
    13 June 2017

    It was a good place.

    response / report this review
  • Felix Yonathan
    23 March 2017

    Tempat ini bagus banget, seandainya pemerintah mau revitalisasi dan mendidik penduduk sekitarnya. Terlalu banyak mitos yang beredar ga jelas tentang tempat ini sehingga tidak menarik pengunjung (kecuali yang mau ziarah aja)

    response / report this review
  • Indra Susanto
    17 March 2017

    Tempat bersejarah,

    response / report this review
  • Budiman Mahbub
    20 February 2017

    Keraton Surosowan atau sering disebut Gedong Kedaton Pakuwon adalah tempat tinggal para Sultan Banten yg didirikan oleh raja Banten pertama yaitu Maulana Hasanudin (1526-1570). Orang Belanda menyebut kota ini sebagai Kota Intan. Keraton Surosowan yg dulunya memiliki luas sekitar 3,8 hektar ini sekarang hanya menyisakan reruntuhan fondasinya saja yang dulu berfungsi sebagai benteng pertahanan setinggi 3-4 meter dengan ketebalan 3-6 meter.
    Telah terjadi berbagai penyerangan dan peperangan yg menghancurkan benteng pertahanan keraton ini dan telah dilakukan juga berkali-kali perbaikan terhadap benteng ini oleh para sultan-sultan Banten yg berkuasa di masa mereka masing-masing. Sampai akhirnya pada tahun 1813, salah seorang Gubernur Belanda Herman Daendels yang berkuasa pada saat itu memerintahkan penghancuran atas keraton Surosowan. Bukti kehancuran itulah yg dapat kita saksikan di kawasan Banten Lama saat ini.

    response / report this review
  • Wahyu Tri Sutrisno
    15 February 2017

    Full of past story here. Do you like a historycal destination?
    Benteng Surosowan will give you more than an expectation.

    response / report this review
  • Dedi Andriana
    02 February 2017

    Benteng ataupun keraton surosowan bangunan yang sangat sangat bersejarah sekali untuk Kesultanan Banten yang sangat disayangkan sekali akses jalan ke sini rusak yang terkadang banyak dimanfaatkan oleh warga untuk pungtan liar. terakhir kali saya ke Banten di lokasi depan Masjid Agung Banten kini telah di pasang lantai batako sehingga tidak lagi becek, saya sedikit tambahkan sejarah yang saya ambil dari beberapa blog tentang benteng surosowan berikut ini:

    Keraton Surosowan memiliki tiga buah gerbang masuk, yang masing-masing terletak di sisi timur, utara dan selatan. Akan tetapi, pintu yang ada disebelah selatan telah ditutup dengan tembok yang belum diketahui apa sebabnya. Pada pertengahan Keraton Surosowan terdapat sebuah kolam yang berisi air berwarna hijau, yang sudah dipenuhi ganggang dan lumut. Didalam keraton ini juga terdapat banyak ruangan yang berhubungan dengan air atau ritual mandi (petiratan). Slah satu bangunan yang terkenal adalah bekas kolah taman, yang bernama Bale Kambang Rara Denok dan ada juga panvuran untuk mandi biasa yang dinamakan “pancuran mas”. Kolam Rara Denok berbentuk persegi empat dengan lebar 13 meter, dengan panjang 30 meter serta kedalaman kolam 4,5 meter. Ada dua sumber air di Surosowan yaitu sumur dan Danau Tasik kardi yang terletak sekitar dua kilometer dari Surosowan.

    response / report this review
  • T Sujarwanto
    21 November 2016

    A great historical site, but unfortunately it seems no one take care of it

    response / report this review
  • Fauzi Irwansyah
    19 November 2016

    Keraton surosowantempat tinggal para sultan banten..

    response / report this review
  • Hendra Kule
    21 October 2016

    Tempat yg baik utk belajar sejarah

    response / report this review
  • Tubagus Basith
    20 September 2016

    Wisata banten lama surosowan adalah istana kesulthanan banten tahun 1525

    response / report this review
  • Sasongko Hadi
    19 August 2016

    Sebelum ke benteng Surosowan saya mampir dulu ke kraton Kaibon, setelah menempuh perjalanan dengan kereta dari stasiun Kebayoran seharga RP 8.000(perjalanan 2.5 jam). Dari kraton Kaibon tidak terlalu jauh sekitar 700 meter. bahkan sebelum sampai ke Benterng Surosowan (disawah-sawah kiri jalan) ada bangunan tua sisa jaman kerajaan (maaf saya lupa namanya).

    Kondisi benteng kalau hari Sabtu, pintu masuk yang berada di sebrang museum Banten dikunci, sedangkan kalau hari Minggu dibuka. jadinya karena saya datang hari Sabtu, terpaksa memanjat dinding benteng yang ada tangganya. Kondisinya tinggal dindingnya saja, serta beberapa puing bagian dalam benteng. Kalau tidak browsing tempat ini hanya akan menjadi sekedar tempat saja. Kalau untuk anak arsitektur bakal menjadi tempat super keren bagaimana sistem irigasi dibangun mengiri benteng, bagaimana sistem pendingin (bukan AC) berjalan, bagaimana sistem pemanas ruangan dilakukan. Jelas bukan benteng biasa. Cukup rekomendasi meski kondisi tidak terlalu oke, jadi harus browsing dulu untuk mengetahui ada sejarah apa di dalamnya.

    response / report this review
  • Anjar_ Hidayat
    19 June 2016

    Wisata reliji Banten lama

    response / report this review

Rate & Write Reviews