Ancien village à visiter. Pour entrer il faut une donation. Un villageois peu vous accompagner, il vous fera la visite et il y a de grandes chances qu'il vous montre sa maison avec sa femme en train de tisser un saronget peut-être vous le vendre!
Tempat upacara kelima/sambah
Spt metuun meteruna, metuun dehe, perang pandan dan penyineban upacara ke lima
Tempat cukup luas, ada tempat duduk untuk menonton pelaksanaan upacara
Tempat masih terlihat asri dan sejuk. Bernuansa elegan,sangat cocok untuk mengisi liburan akhir pekan,selain itu tempat ini sangat bagus untuk fotografi dan jalan santai mengenal lebih banyak lg pengalamam tentang sejarah bali kuno Dijamin perjalanan ada terbayar puas kalau sudah kesini Lokasi strategis
Salah satu desa tradisional Bali yang dapat dikunjungi. Semua penduduknya merupakan penduduk asli Pulau Bali. Kebanyakan penduduk di sana membuat dan menjual kerajinan dan seni asli Bali.
Budayanya masih sangat kental dan masih melakukan berbagai upacara adat Bali.
Pro tip: tidak bawa uang tunai untuk berbelanja? Jangan khawatir, penduduk di sana punya EDC.
Amazing
Tempat berkumpul untuk melaksanakan upacara agama
Leuk om even een inkijkje te krijgen in dit 'authentieke' dorpje, maar het is de vraag hoe authentiek het eigenlijk is. Het is een toeristische attractie.
Il posto è molto bello , il cibo buono .Unica pecca non prendono la carta di credito .
Nous sommes passés un dimanche, le tour de la ville à duré 5 minutes, suivi de 15minutes à essayer de nous vendre quelque chose, pour finir sur la plantation de café qui essaie de revendre cafés et thés. Très très déçus par ce village qui ne sert que d'attrape touriste.
Desa Bali Aga yg asri