• Delete
  • Edit

About

Balai Adat Melayu Riau is a point of interest, located at Jalan Diponegoro, Suka Mulia, Sail, Kota Pekanbaru, Riau 28127, Indonesia. They can be contacted via phone at +62 853-5668-6883, visit their website lamriau.id for more detailed information.

Location :
Jalan Diponegoro, Suka Mulia, Sail, Kota Pekanbaru, Riau 28127
Added by Jopie, at 04 December 2015

Opening Hours

  • Monday 8:00 AM – 11:00 PM
  • Tuesday 8:00 AM – 11:00 PM
  • Wednesday 8:00 AM – 11:00 PM
  • Thursday 8:00 AM – 11:00 PM
  • Friday 8:00 AM – 11:00 PM
  • Saturday Closed
  • Sunday Closed

Add missing information

Add email
Add business description
Add Social Media
Add Products and Services

16 Reviews

  • Anonymous
    15 May 2018

    Bangunan ini dinamakan Balai Adat Melayu Riau yang terdiri dari dua lantai. Lantai dasar digunakan untuk aktifitas perkantoran dan administrasi kelembagaan Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau); dan lantai atas terdapat Perpustakaan LAM Riau dan aula pertemuan Balairung Tenas Effendy.

    Ada beragam sebutan untuk tempat ini; yang dapat jadi pertanda apakah seseorang itu biasa datang ke lokasi ini atau tidak. Bagi yang biasa datang, menyebut komplek ini dengan sebutan ‘Balai Adat’ atau ‘Balai’ saja. Bagi yang jarang datang, akan menyebutnya ‘LAM’ atau ‘LAM Provinsi’. Dalam komplek Balai Adat Melayu Riau ini terdapat bangunan (1) Balai Adat, (2) Mushalla, (3) rumah jaga dan (4) Gudang merangkap garasi.

    LAM Riau selalu berperan aktif dalam ranah budaya Melayu, terutama dalam pembelaan hak-hak masyarakat adat. LAM Riau sendiri resmi didirikan pada hari Sabtu, 1 Rabiul Akhir 1390 H (6 Juni 1970 M) di Pekanbaru, dengan nama Lembaga Adat Daerah Riau. Pemrakarsanya, tokoh-tokoh Melayu Riau dari berbagai latar dan profesi, yaitu pejabat pemerintahan, ulama, ilmuwan, cendekiawan dari perguruan tinggi di Riau, budayawan, seniman, sastrawan dan orang patut-patut yang berasal dari lingkungan kekuasaan tradisional Melayu Riau.

    Dari kalangan pemerintahan, tokoh utama pembentukan lembaga ini ialah Gubernur Riau waktu itu, Arifin Achmad. Sewaktu pembentukan, beliau menyatakan, “Perlu adanya perkumpulan pemuka adat Melayu Riau yang berbentuk sebuah Lembaga Adat untuk menggalang persatuan, kesatuan, pendapat dan pikiran serta membangkitkan batang terendam yang diwariskan oleh para pendahulu di Riau”. Batang terendam itu ialah jatidiri/identitas budaya di dalam dinamika ke-Indonesia-an.

    response / report this review
  • Anonymous
    29 April 2018

    This place for everyone who want to know about Malay culture

    response / report this review
  • Anonymous
    11 April 2018

    Tempat wisata di Riau ini juga menjadi andalan Kabupaten Bengkalis, terutama untuk wisata edukatif. Wisatawan dapat mempelajari budayah dan juga sejarah melayu di Balai Adat Melayu Bengkalis. Arsitektur bangunannya sangat mencerminkan rumah adat Melayu Bengkalis, dan sangat terlihat pada ornamen maupun ukiran yang ada pada kayunya. Lokasi wisata Balai Adat Melayu Bengkalis ini berada di pusat Kota Bengkalis, tepatnya di Jl. Gatot Subroto.

    response / report this review
  • Anonymous
    26 February 2018

    Place for Riau Malay Cultural event, daily used as LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) office

    response / report this review
  • Anonymous
    17 February 2018

    Tempatnya bagus. Dan halamannya luas. Saat ini juga menjadi homo Base gurimdam marching corps Yang di bawah naungan Lembaga Adat Melayu Riau. Bangunan dengan ciri khas Rumah Adat Melayu Riau Yakni selaso Jatuh Kembar.

    response / report this review
  • Anonymous
    05 February 2018

    Nice building

    response / report this review
  • Anonymous
    28 January 2018

    balai adat pekanbaru belum sempat masuk seh. cuman saat di cfd tadi leat-leat doang dari depannya. balai adat ini terletak berdekatan dengan rumah gubernur riau dan gelanggang olahraga. balai adat dengan kekentalan bentuk rumah riau. kapan-kapan lah pengen masuk. bisa gak ya? ada yang punya info? dan dibuka hari dan jam berapa saja? thanks

    response / report this review
  • Anonymous
    04 December 2017

    This place is mostly used for events. Inside of this building we can find Gurindam 12 script written in the wall of this building

    response / report this review
  • Anonymous
    03 December 2017

    Tempatnya bagus

    response / report this review
  • Anonymous
    29 November 2017

    Takkan melayu hilang di bumi

    response / report this review
  • Anonymous
    10 March 2017

    Lembaga Adat Melayu Riau

    response / report this review
  • Anonymous
    19 February 2017

    Balai adat pusat.. Salah satu komponen perangkat adat-istiadat masyarakat melayu, biasanya digunakan oleh para tokoh ,cendekiawan, alim ulama, dan masyarakat untuk berkumpul bermusyawarah dan bermufakat serta segala kegiatan yang berhubungan dengan adat. Dahulu pada masa kerajaan, balai adat merupakan salah satu dari tiga komponen perangkat eksistensi dari sebuah kerajaan, yaitu Istana, Masjid, dan Balai Adat.

    Terdiri dari 2 lantai, di lantai atas terpampang dengan jelas beberapa ungkapan adat dan pasal-pasal  Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji. Dikiri dan kanan pintu masuk ruangan utama dapat kita baca pasal 1-4, sedangkan pasal 5-12 terdapat di bagian dinding sebelah dalam ruangan utama.

    response / report this review
  • Anonymous
    27 October 2016

    Bangunan rumah adat seperti selaso jatuh kembar yang bercirikan budaya Melayu. Ini adalah tempat lembaga adat melayu riau (LAMR), saat Car Free Day bagusnya dibuka untuk umum agar masyarakat bisa lebih mencintai budaya melayu.

    response / report this review
  • Anonymous
    16 September 2016

    Mengurusi masalah-masalah yang berhubungan dengan budaya melayu

    response / report this review
  • Anonymous
    23 May 2016

    Tempat pertemuan/musyawarah adat, pertunjukan seni dll yg bercirikan melayu

    response / report this review
  • Anonymous
    11 December 2015

    Bangunan khas melayu

    response / report this review

Rate & Write Reviews