• Delete
  • Edit

About

Statistics of South Sulawesi Province is a point of interest, located at Jl. H. Bau No.18, Losari, Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113, Indonesia. They can be contacted via phone at +62 411 854838, visit their website sulsel.bps.go.id for more detailed information.

Location :
Jl. H. Bau No.18, Losari, Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
Added by Jopie, at 13 February 2017

Opening Hours

  • Monday 7:30 AM – 4:00 PM
  • Tuesday 7:30 AM – 4:00 PM
  • Wednesday 7:30 AM – 4:00 PM
  • Thursday 7:30 AM – 4:00 PM
  • Friday 7:30 AM – 4:30 PM
  • Saturday Closed
  • Sunday Closed

Gallery

Add missing information

Add email
Add business description
Add Social Media
Add Products and Services

2 Reviews

  • Rizz Fozz
    04 May 2017

    Satu yg kurang di kantor ini, tempat parkir sempit.

    response / report this review
  • Bakrie Amanah
    20 February 2017

    Ekspor Sulsel Menurun
    Makassar, AMANAH – Nilai ekspor Sulsel pada bulan Januari 2017 menurun sebesar 27,69 persen atau US$ 92,21 juta, bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Desember 2016, yakni US$ 127,52 juta.
    “Penyebab menurunnya ekspor Sulsel ke luar negeri adalah permintaan kecil. Boleh jadi pada bulan itu mereka tidak terlalu butuh barang tersebut. Kita kan tidak mengirim barang begitu saja, tanpa ada permintaan,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik, Nursyam di kantor BPS, jalan Haji Bau, Kamis (16/2).
    Dai menambahkan, nikel merupakan komoditas dengan nilai ekspor terbesar dari Sulsel pada bulan Januari 2017. Dengan nilai sebesar US$ 50,7 juta atau 54,99 persen dari total nilai ekspor Sulsel.
    “Nikel masih mendominasi di Sulsel karena kita membutuhkan impor barang modal besar, seperti listrik dan peralatannya (termasuk baja) yang dipakai produksi,” tuturnya.
    Sementara negara tujuan ekspor dengan nilai terbesar pada bulan Januari 2017 adalah Jepang. Dengan nilai US$ 54,18 juta atau 58,76 persen dari total nilai ekspor Sulsel.
    Negara tujuan ekspor Sulsel pada bulan Januari 2017 dengan nilai empat terbesar yaitu ke Jepang dengan nilai US$ 54,18 juta. Disusul Amerika Serikat dengan nilai US$ 11,40 juta, kemudian Tiongkok US$ 8,58 juta, dan Malaysia US$ 6,67 juta.
    Menurut data-data, pada bulan Desember 2016 nilai ekspor ke Jepang pun turun sebesar 26,74 persen. Nilai ekspor ke Amerika Serikat juga mengalami penurunan sebesar US$ 10,36 persen.
    Selain itu, nilai ekspor ke Tiongkok juga turun sebesar 2,61 persen dan nilai ekspor ke Malaysia turun sebesar 58,44 persen.
    Sebaliknya, dibandingkan dengan bulan Januari 2016, nilai ekspor ke Jepang mengalami peningkatan 48,30 persen. Nilai ekspor ke Amerika Serikat meningkat sebesar 6,98 persen, Tiongkok meningkat sebesar 31,98 persen dan nilai ekspor ke Malaysia meningkat sebesar 0,88 persen.
    Di sisi lain, nilai impor Sulsel pada bulan Januari 2017 US$ 97,46 juta, juga mengalami penurunan sebesar 0,75 persen. Ini bila dibandingkan dengan nilai impor bulan Desember 2016 dengan nilai US$ 98,19 juta.
    Seperti mesin-mesin atau pesawat mekanik merupakan komoditas dengan nilai impor terbesar ke Sulsel pada bulan Januari 2017. Nilainya mencapai US$ 33,99 juta atau 34,87 persen dari total nilai impor Sulsel.
    Adapun negara asal impor dengan nilai terbesar pada bulan Januari 2017 adalah Tiongkok. Nilainya hingga US$ 52,02 juta atau 53,38 persen dari total nilai impor Sulsel.bakrie

    Wisatawan Mancanegara Menurun
    Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Desember 2016 mencapai 1.941 kunjungan. Jumlah wisman tersebut menurun sebesar 14,15 persen, jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan November 2016 yang mencapai 2.261 kunjungan.
    Kepala Badang Pusat Statistik, Nursyam mengulas, tingkat penghunian kamar (TPK) Hotel Berbintang di Sulsel pada Desember 2016 naik 0,34 persen, dibandingkan dengan TPK pada November 2016, yaitu 49,36 persen.
    “Rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Sulsel pada Desember 2016, mencapai 1,60 hari. Atau turun 0,05 hari jika dibandingkan rata-rata menginap pada november 2016,” tukas Nursyam,
    Secara keseluruhan, tambahnya, rata-rata menignap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Sulsel selama Desember 2016 masing-masing, adalah 3,21 hari dan 1,57 hari.
    Pada bulan Desember 2016 TPK hotel untuk klasifikasi hotel bintang 1, 2, dan 3 menignkat. Sedangkan TPK hotel bintang 4 dan 5 menurun.
    Kenaikan TPK terbesar dialami oleh bintang 1 yaitu sebesar 11,25 poin dibanding dengan TPK bulan November 2016. Sementara penurunan TPK terbesar dialami oleh hotel bintang 5, yaitu sebesar 11,64 poin. bakrie

    response / report this review

Rate & Write Reviews