Unique
Baru dua hari yg lalu cobain wktu lg liburan ke Jogja, seperti yang lain bilang ayamnya terlalu alot mungkin mas-masnya bakarnya sebentar aja, yg penting cokelat. Sambalnya doang yg oke. Kami sekeluarga batuk berjamaah bbrp jam setelah makan tenggorokan mulai sakir mungkin karena gula pada minuman-minuman saya pesen es beras kencur, wedang uwuh, teh manis hangat, kebetulan mama saya yg pesan teh tawar tidak ikutan batuk. Mungkin hal seperti ini bisa jadi perhatian owner.
Nyus. Joss gandos well geduwell.
The most i like that it have been roasted with no oil
What a tasty food. Ayam dimasak tanpa rebus, npa digoreng tapi bisa mateng dibakar tanpa tersentuh arang
IMHO, tempatnya sih enak, adem.. bumbu ayamnya enak, sambal kacang & sambal terasinya enak.. tapiii sayangnya nasi ngga panas, cuma suam2 kuku, trus beberapa nasinya kering 😂💔
Ayam kampungnya alot & bumbu ngga merasuk sampe dalem, kayaknya sih karena ngga pake diungkep dulu proses masaknya, padahal bumbu olesnya enak lho..
Soal harga, kalo dibandingin sama ayam panggang lainnya, ayam mbah dinem nih cukup mahal..
Suka sama kelengkapan penyajiannya, selain dua iris ketimun, dilengkapi juga dengan rebusan daun pepaya.
Makasi yaa, semoga semakin sukses dan semakin enak, usahakan bertahan stabil selama 5 tahun ke depan yaa, biar setelah itu bisa lanjut lagi 😊
What a great and tasty roasted chicken! Don't miss it!