Makam Raja Raja Surakarta
Makam raja2 dgn historis nya
Makam raja2 dgn segala historis nya
Masih bercerita tentang makam raja-raja. The next experience
Makam Raja-raja Kraton Mangkunagaran Solo. Di pasarean Astana Girilayu ini terdapat makam KGPAA Mangkunegoro IV dan permaisuri Kanjeng Ratu Respati Madularas, beserta putra, KGPAA Mangkunegoro V, VII, VIII, dan Kanjeng Ratu Ikal Bakal (kakak kandung KGPAA Mangkunegoro IV). KGPAA MN IV (1811-1880) adalah seorang raja sekaligus sebagai pengusaha, seniman dan sastrawan besar. Beliau perintis radio di tanah air. Pendiri pabrik gula Tasikmadu dan Colomadu. Membangun stasiun keteta api dan rel yang menghubungkan Solo - Semarang. Dan pengusaha sukses bidang perkebunan. Beliau menciptakan sistem bagi hasil yang dikenal dengan istilah IJON, saling menguntungkan dan adil. Dalam bidang kesenian KGPAA MN IV, adalah seorang koreografer handal. Mahakarya di bidang seni tari salah satunya adalah tarian Gatotkaca Gandrung. Dalam seni busana, beliau menciptakan pakaian tradisional Jawa yang dikenal dengan beskap landung. Tidak hanya di situ, beliau bahkan sebagai sastrawan besar yang karyanya menjadi salah satu pustaka dunia dengan nama Serat Wedatama terdiri dari 4 pupuh (pangkur, sinom, pocung, dan kinanthi), dan100 padha (bait). Serat Wedhatama berisi ilmu untuk mendapatkan ilmu atau epistemologi terutama tentang spiritual Jawa. Ajarannya yang terkenal adalah manunggaling kawula Gusti, atau dwi tunggal (roroning atunggil). Ada satu hal yang membuat mata dunia terkesima pada beliau, yakni ketika NASA USA membawa piringan hitam pada orbit 14.000.000.000 km dari planet bumi, piringan hitam berisi alunan musik tradisional seluruh musik yang ada di dunia. Al hasil hanya ada 2 musik tradisional yang sound nya selaras dengan alam semesta dan termasuk menjadi daya tarik bangsa oleh alien. Yakni gending Ketawang Puspawarna karya KGPAA MN IV dan musik klasik karya Sebastian Bach.
Astana Girilayu Matesih Solo Jateng
Dikenal sebagai makam Mangkunegara IV, tetapi juga terdapat makam MN V, VII & VIII. Makam Mangkunegara IV memang yang paling mewah, dengan gaya Perancis, termasuk besi-besi teralis dan marmer.
Astana Girilayu adalah makam dari para Raja Surakarta (Mangkunegaran). Bangunan makam tersebut terbuat dari perunggu, yang konon di import langsung dari belanda pada masa penjajahan Belanda.
Selain terdapat makam raja, tempat disini juga sejuk, cocok untuk refreshing mencari udara bersih,
Orangnya juga ramah-ramah, bahkan kepada orang baru sekalipun. Mayoritas ibu rumah tangga bekerja sebagai tukang Batik Tulis, dan hasilnya sangat bagus.
Tenang adem ayem ..manunggaling kwulo klawan gusti
Tempat ini sangat asri alam pegunungan sangat indah untuk d kunjungi trlebih dg jalan kaki bagi yg suka berpetualang.
Senang
Terpana aku oleh makam Mangkunegoro IV yang terbuat seluruhnya dari besi (cor). Made in KRUPP.
Desa Matesih, karanganyar.solo