apoteknya full music. jadi pgn dateng terus buat beli obat disini dan jadi ikut berdendang. 🥳. mbak2 sm mas2 nya juga super baik.. dan ramah
Apotek ini sungguh menjebak sekali marketing dan apotekernya. Pembeli selalu disarankan beli obat yang mahal dan anehnya bisa dengan enteng memberi antibiotik meskipun mereka bukan dokter. Apa semua penyakit antibiotiknya amoxicillin?
Apa kalau tipes juga diberi amoxicillin?
Kalau cuma apoteker/marketing dan bukan dokter, jangan kasih antibiotik sembarangan dong. Gimana sih!!!
Keluarga saya pernah datang ke sini, dan diberikan obat tsb. TIDAK SEMBUH, lalu keluarga saya berobat ke dokter umum. Cek lab dan hasilnya tipes. Diberi obat oleh dokter tsb dengan harga 3 kali lebih murah dan SEMBUH.
JANGAN MAU DIPAKSA BELI OBAT YANG MAHAL OLEH APOTEKER DI SINI. Mending berobat dulu ke dokter, baru beli obat
Saya lihat di apotek ini ada praktek dokter juga. Tapi saya belum pernah berobat ke dokter tsb. Melihat ulasan orang-orang sepertinya dokternya enak dan baik. Gak seperti apotekernya yang kejar setoran..
Yang paling sebel di sini itu mbak-mbaknya selalu mempromosikan produk yang gak penting dan harganya mahal banget. Pasti aja ada yg bilang, "Gak sekalian vitaminnya pak?"
Saya pernah demam tidak enak badan, disarankan mbak yang di lantai 1 yang pakai jas putih untuk beli kimoxil dan Pamol tab. Total yang saya bayar adalah sekitar 80 ribu
Dan bencinya saya di sini, beli obat itu jumlahnya selalu kebanyakan. Setelah saya konsumsi obat selama 4 hari, saya tetap tidak sembuh. Demam dan tidak enak badan saya tetap gak ada perubahan.
Pada lain waktu saya coba ke sana lagi dengan keluhan yang berbeda. Sekilas saya lihat neon box ada tulisan dokter umum dan dokter gigi. Tapi saya bingung, di mana ruang prakteknya. Ternyata ruang praktek dokter ada di lantai 2. Ada dokter umum dan dokter gigi. Saya berobat ke dokter umum tsb. Saya ngobrol panjang dgn dokternya. Saya tanya, "Dok dulu saya pernah sakit, lalu dilayani dengan mbak / dokter perempuan yang di lantai 1 pakai jas putih. Langsung disuruh beli obat ini2, tanpa diperiksa, ditensi dan dicatat.".
Sang dokter menjawab sambil tersenyum, "Maaf bapak, di lantai 1 itu mbak apoteker semua, meskipun pakai jas putih. Kalau cari dokter ada di lantai 2"
Mendengar jawaban dokter tsb, saya langsung berpikir, sialan betul strategi marketing kimia farma. Mengecoh pembeli / pasien supaya merasa yakin dgn pilihan obat yg diberikan oleh apoteker yang menyamar jadi dokter karena pakai jas putih. Padahal harganya mahal sekali, tidak sembuh juga dan yang lebih parah dia bukan dokter.
Saya bersyukur sekali berobat ke dokter umum laki2 yg ada di lantai 2. Tarif berobat dengan beliau murah, obat yang diresepkan juga manjur. Saya diberi saran oleh dokter tsb, "Bapak, apabila harga obat yang saya resepkan mahal, bapak bisa minta ganti ke mbak apoteker dengan pilihan yang lebih terjangkau atau minta generik". Tapi saya tidak mau pakai generik
Salut buat pak Dokter yang praktek di sana. Sudah ganteng, baik, penampilannya sederhana, santun bahasanya dan tidak matre. Terima kasih pak dokter👍👍👍👍👍
Buat pembeli, kalau sakit mending minta ketemu dokter yang laki2 di lt 2. Jangan mau langsung disuruh beli obat oleh mbak apoteker di lt 1. Mereka juga gak ngaku dan gak bilang kalau ada dokter di lt 2. Supaya obat mereka yg mahal laku mungkin.
Sori, gw alergi banget sama marketingnya kimia farma yang mengelabuhi konsumen👎👎👎👎👎
Sy sgt kecewa dg plynan hri ini. Sy sdh lebih dr 1 jam menunggu resep racikan berupa sirup tpi tk kunjung slsai.beberapa kali sy tanyakan kasir menjawab sdang ditanyakan krna ada yg kurg jelaslah. Sdg dihitunglah. Sdg dikerjakanlah. Dan ternyata setelah sekian lama dan apoteker datang ternyata mereka tidak bs menghitung jumlah obat shngga menunggu kedatangan apoteker. Seharusnya mereka menjelaskan dri awal sehingga sy tdak menunggu lama tanpa hasil. Apalagi sy sedang membawa bayi. Sy jg orang farmasi dan sy sgt kecewa betul dg cra kerja rekan sy di kimia farma sukarno hata. Sy pun membatalkan resep krna sudah begitu lama menunggu dan jk hrus menunggu lgi. Bahkan tidak ada ucapan maaf keluar dr mulut pegawai kaef. Sungguh sy tidak habis pikir. Bgmn bs mereka bekerja tanpa etika
Kimia farma menjadi apotek langganan keluarga kami. Buka dari jam 6pagi sampai jam 11siang. Kelebihan apotek ini yaitu kita dapat memesan obat yang tidak ada di kimia farma soekarno hatta dan akan dicarikan petugas apotek ke kimia farma lain. Bahkan bisa diantarkan di rumah tanpa biaya tambahan. Hanya saja memang membutuhkan waktu untuk pengantaran.
Pelayanan oke. Cuma kadang ada obat yang langka, jadi tidak tersedia.
Easy to access and open 24/7.. but little bit expensive
Apotek yg komplit & terpercaya, dekat perumahan
24/7